TERNATE, TERBITMALUT.COM — Pemerintah Kota Ternate secara cepat merespon sejumlah musibah kebakaran pada Senin, (20/4/2026) dengan melakukan penanganan dan penyaluran bantuan terhadap dampak kebakaran rumah yang terjadi di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, dan Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly yang hadir mewakili Wali Kota, dan didampingi Kepala BPBD Kota Ternate, Ferry Handany Welley, Sekretaris Dinsos Kota Ternate, Moh. Irvan Gaus, Camat Ternate Utara, Lurah Kalumata dan Wakil Ketua I Baznas Kota Ternate, H. Mu’min Arif.
Dalam kesempatan itu, Rizal Marsaoly mengatakan, bahwa pada hari yang sama hari ini terjadi dua peristiwa kebakaran di lokasi yang berbeda.
“Peristiwa pertama terjadi di RT 006/RW003, Kelurahan Akehuda sekitar pukul tujuh pagi, kemudian disusul kejadian kedua di di RT 016/RW 006, Kelurahan Kalumata. Dan berdasarkan laporan yang diterima, terdapat korban jiwa dalam kejadian di Kalumata, di mana korban terjebak di dalam kamar saat kebakaran berlangsung,”ujarnya.
Rizal menjelaskan, bahwa proses evakuasi mengalami kendala karena kondisi api yang cukup besar, sehingga petugas pemadam kebakaran hanya dapat melakukan penyemprotan dari luar bangunan.
“Pemerintah Kota Ternate kemudian memberikan santunan melalui Bantuan Kemanusian Baznas Kota Ternate kepada masing-masing keluarga korban sebesar Rp.5 juta, disertai bantuan tambahan dari Dinas Sosial berupa sembako dan kasur lipat dan BPBD berupa kasur lipat dan tikar,”ungkapnya.
Sekda juga mengungkapkan kondisi korban di Kelurahan Akehuda, khususnya anak yang terdampak langsung akibat kehilangan seluruh perlengkapan pribadi.
“Ada seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan sedang mengikuti ujian. Karena seluruh pakaiannya terbakar, ia hanya sempat menyelamatkan diri dengan pakaian yang melekat di badan. Kami sudah meminta pihak kelurahan untuk segera mendata kebutuhannya, termasuk seragam dan alat tulis, agar difasilitasi sehingga ia dapat kembali mengikuti ujian,”terangnya.
Untuk sementara waktu, keluarga korban di Akehuda diketahui mengungsi di rumah orang tua korban, sambil menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah. Sekda juga memastikan bahwa dukungan terhadap kebutuhan dasar warga terdampak akan terus diupayakan.
Rizal juga menekankan pentingnya langkah mitigasi di tengah meningkatnya potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau. Untuk itu ia mengingatkan bahwa salah satu rumah yang terbakar di Akehuda diketahui telah mengalami kejadian serupa sebelumnya pada tahun yang sama.
“Ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi risiko, termasuk kemungkinan gangguan instalasi listrik atau penggunaan peralatan rumah tangga yang tidak aman,”harapnya.
Sekda juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kehati-hatian dalam penggunaan peralatan listrik sehari-hari. “Kepada seluruh warga untuk memastikan peralatan seperti kompor maupun perangkat elektronik dalam kondisi aman setelah digunakan. Termasuk kebiasaan sederhana seperti mencabut charger telepon genggam setelah dipakai, karena ini sering menjadi pemicu kebakaran,”himbaunya. (**)
Editor : Uku





