WEDA, TERBITMALUT.COM — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Halmahera Tengah, Muksin Ibrahim, menegaskan bahwa proses penganggaran untuk keberangkatan 70 siswa ke Kampung Inggris Pare, Jawa Timur, masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurut Muksin, seluruh tahapan pencairan anggaran tengah diproses dengan mengikuti prosedur keuangan daerah.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan anggaran pemerintah harus melalui verifikasi administrasi dan teknis guna memastikan akuntabilitas serta menghindari potensi pelanggaran.
Program pengiriman siswa ke Kampung Inggris, lanjutnya, tetap menjadi bagian dari prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Pelaksanaan program tersebut juga disebut sejalan dengan komitmen Bupati Halmahera Tengah,”ujarnya kepada Terbitmalut.com Selasa, (5/5/2026).
Ia menambahkan, keterlambatan keberangkatan terjadi karena proses administrasi yang belum sepenuhnya rampung.
“Karena itu, dibutuhkan koordinasi antara pihak terkait agar seluruh persyaratan dapat diselesaikan sesuai ketentuan,”jelasnya.
Kadispora menekankan bahw pentingnya transparansi dan penyampaian informasi yang berimbang, sehingga masyarakat memperoleh gambaran utuh terkait perkembangan program tersebut.
“Pemerintah daerah memastikan program tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku,”pungkasnya. (Dewa)
Editor : Redaksi





