ads
ads
ads

WEDA, TERBITMALUT.COM Usai menyerahkan penghargaan kepada para penerima apresiasi pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, didampingi Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Sekretaris Daerah, Bahri Sudirman, serta unsur Forkopimda Halmahera Tengah, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program perlindungan sosial dan pelayanan dasar, Senin (29/6/2026).

Di hadapan para penerima penghargaan, khususnya penerima penghargaan Lansia Tangguh, Raeta Sofola, warga Desa Nurweda, Kecamatan Weda, Bupati Ikram menyampaikan, bahwa pemerintah daerah terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama kelompok rentan.

Menurutnya, sejak tahun 2023 hingga 2026, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah memberikan insentif kepada seluruh lanjut usia (lansia) sebesar Rp.500 ribu setiap bulan. Dana tersebut disalurkan melalui pemerintah desa kepada para penerima manfaat.

“Usia di atas 60 tahun tidak mengenal apakah PNS, TNI, Polri, ataupun masyarakat umum. Selama mereka merupakan warga Halmahera Tengah yang memiliki KTP Halmahera Tengah, seluruh lansia berhak menerima insentif sebesar Rp.500 ribu setiap bulan,”ujarnya.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada para lansia yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Selain insentif bagi lansia, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah juga memberikan bantuan sosial kepada ibu hamil dan menyusui, janda atau orang tua tunggal, anak yatim piatu, serta penyandang disabilitas.

Untuk ibu hamil dan menyusui, pemerintah memberikan insentif sebesar Rp. 1 juta per bulan selama 15 bulan, terdiri dari sembilan bulan masa kehamilan dan enam bulan masa menyusui. Sementara itu, janda atau orang tua tunggal, anak yatim piatu, dan penyandang disabilitas masing-masing menerima bantuan sebesar Rp.500 ribu per bulan.

Menurut Bupati Ikram, berbagai program tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

“Kebijakan ini didasarkan pada upaya menjaga kesejahteraan masyarakat agar tidak terjebak dalam kategori kemiskinan berdasarkan indikator pengeluaran per kapita. Karena itu pemerintah hadir melalui berbagai bantuan sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” jelasnya.

Di sektor kesehatan, Ikram menegaskan bahwa seluruh masyarakat yang memiliki KTP Halmahera Tengah memperoleh layanan kesehatan gratis yang dibiayai pemerintah daerah. Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan, pengobatan, hingga biaya rujukan, baik di dalam maupun di luar daerah.

“Alhamdulillah, sebelum adanya program kesehatan gratis dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah sudah lebih dahulu melaksanakan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat,”ungkapnya.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga memberikan santunan kematian sebesar Rp5 juta kepada keluarga yang ditinggalkan. Bahkan, apabila warga Halmahera Tengah meninggal dunia di luar daerah, seluruh biaya pemulangan jenazah hingga tiba di rumah duka ditanggung oleh pemerintah daerah.

Pada bidang pendidikan, Ikram mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus meningkatkan investasi sumber daya manusia melalui program beasiswa. Pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp31,5 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp19 miliar.

Program beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang S1, S2 hingga S3, baik masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin melanjutkan pendidikan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam kesempatan itu, Ikram juga berdialog langsung dengan penerima penghargaan Lansia Tangguh, Raeta Sofola. Dengan penuh haru, Raeta mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan hidup kami sehari-hari,”tutur Raeta.

Pada peringatan Harganas ke-33 tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada individu dan kelompok yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan keluarga.

Penghargaan Ayah Teladan diberikan kepada Saifuddin Hayun dari Desa Nurweda, Kecamatan Weda. Penghargaan Lansia Tangguh diterima Raeta Sofola dari Desa Nurweda. Sementara Penghargaan Kampung KB Terbaik diraih Kampung KB Harimoi, Desa Goeng, Kecamatan Weda, yang diterima Sekretaris Kampung KB, Yohanis Kobe. Adapun penghargaan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Terbaik diberikan kepada Suhartini Nurdin, S.Kep., Ners.

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas hidup warga, serta mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Halmahera Tengah. (Dewa)

Editor : Redaksi

Bagikan: