TERNATE, TERBITMALUT.COM — Peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan akibat cuaca panas dan ekstrem khususnya di wilayah Maluku Utara, perlu diwaspadai. Musim kemarau kembali memicu adanya kebakaran, kali ini terjadi di sebuah lahan kosong yang berada di kawasan kebun masyarakat, RT 008/RW 003, Kelurahan Tubo, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Rabu (19/08/2026) sekitar pukul 14.00 WIT.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Warga setempat, bersama Bhabinkamtibmas berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar tidak menyebar lebih luas dan menghubungi pihak Pemadam Kebakaran.
Kasi Humas Polres Ternate, Iptu Ekan Mukadar saat dikonfirmasi menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang warga bernama Zainal H (41) yang saat itu berada di dalam rumah, mendengar teriakan seorang anak yang memberitahukan adanya kebakaran di sekitar kebun masyarakat.
“Setelah mendengar informasi tersebut, saksi segera memanggil warga sekitar untuk bersama-sama memeriksa lokasi. Saat tiba di lokasi warga berupaya padamkan api dengan peralatan seadanya”ungkapnya.
Tak berselang lama Mobil pemadam kebakaran tiba namun upaya pemadaman kebakaran mengalami kendala, karena tidak terdapat akses jalan yang dapat dilalui kendaraan menuju lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat petugas Damkar tidak dapat mencapai titik api, sehingga warga bersama Bhabinkamtibmas terus melakukan pemadaman secara manual.
“Personel piket Polsek Ternate Utara kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WIT dan langsung melakukan pengamanan serta pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi kebakaran,”jelasnya.
Pihak kepolisian juga telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya mengamankan lokasi kejadian, mengambil keterangan saksi, membuat laporan, serta menyampaikan laporan segera kepada pimpinan.
“Untuk saat ini, volume api sudah tidak terlalu besar. Namun, masih terdapat beberapa titik api kecil yang menyala dan masyarakat bersama Bhabinkamtibmas masih melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya,”terangnya.
Penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada kondisi yang dapat menyebabkan api dengan mudah menyebar,”imbaunya.
Untuk diketahui lokasi kebakaran merupakan lahan kosong yang jauh dari pemukiman warga, sehingga tidak terdapat bangunan maupun rumah warga yang terdampak. (Jul)
Editor : TM





