HALTENG, TERBITMALUT.COM — Di tengah situasi yang memaksa warga meninggalkan rumah mereka, kepedulian hadir memberi harapan. Polres Halmahera Tengah bersama Nahdlatul Ulama (NU) dan Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMI) turun langsung menyapa dan membantu para pengungsi, pada Sabtu (4/4/2026) kemarin.
Rombongan mendatangi warga asal Desa Sibenpopo dan Desa Kotalo dengan membawa bantuan kebutuhan pokok, yang kini bertahan di sejumlah titik pengungsian.
Di Kantor Desa Yeke, bantuan berupa air mineral, mie instan, tikar, perlengkapan bayi hingga kebutuhan kebersihan diserahkan langsung kepada para pengungsi.
Sementara di Desa Benemo, tepatnya di rumah duka almarhum Ali Daud, bantuan tambahan juga diberikan sebagai bentuk empati dan dukungan moril bagi keluarga dan warga sekitar.
Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Fiat Dedawanto menyampaikan, bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang selalu siap membantu di setiap kondisi.
“Kami ingin masyarakat tetap merasa aman dan tidak sendiri. Tetap jaga kebersamaan, jangan mudah terprovokasi, dan saring setiap informasi yang diterima,”harapnya.
Kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan.
“Lewat sinergi bersama NU dan GMI pun memperkuat semangat gotong royong demi menjaga stabilitas dan ketenangan di Halmahera Tengah,”ungkapnya. (Dewa)
Editor : Redaksi





