TERNATE, TERBITMALUT.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate membuka peluang kerjasama internasional di bidang pendidikan, vokasi, dan pengembangan ekonomi melalui kunjungan resmi Duta Besar (Dubes) Austria ke Kota Ternate.
Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Ternate, Rabu (7/1/2026), yang menjadi momentum awal kolaborasi yang berangkat dari ikatan sejarah panjang hingga potensi kerja sama masa depan.
Kedatangan Dubes Austria, Dr. Thomas Loidl ke Ternate disambut dengan baik oleh Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman didampingi Sekretaris Daerah Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly bersama sejumlah Kepala OPD diantaranya, Kepala Dinas Pariwisata, Rustam Pandjab Mahli, Kepala Dinas Kebudayaan, Dr. Muslim Gani dan Kepala Dinas Pertanian, Faisal Harun Dano Husein.
Sementara, Dubes Austria juga turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Shamsuddin Abdul Kadir dan jajaran Provinsi Malut.
Usai pertemuan dengan Wali Kota, Duta Besar Austria, Dr. Thomas Loidl menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas alasan dan arah kunjungan resmi Kedutaan Besar Austria ke Ternate, sekaligus mengeksplorasi peluang kerja sama yang dapat dikembangkan.
“Ini merupakan diskusi yang sangat menarik bersama Wali Kota. Saya melihat Wali Kota sangat aktif dan memiliki banyak inisiatif untuk Ternate,”ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa terdapat alasan historis yang kuat, mengapa Austria memiliki ketertarikan terhadap Ternate dan Maluku Utara. Ia bahkan menyerahkan sebuah buku kepada Wali Kota yang ditulis oleh seorang warga Austria yang pernah tinggal di Ternate pada abad ke-17.
“Salah satu alasannya adalah faktor sejarah. Saya memberikan kepada Wali Kota sebuah buku tentang orang Austria yang pernah melakukan perjalanan dan tinggal di Ternate lebih dari 400 tahun lalu, dari tahun 1621 hingga 1628,”ungkapnya.
Menurutnya, fakta sejarah tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara Austria dan Maluku Utara telah terjalin sejak ratusan tahun lalu. Selain aspek sejarah, Austria juga melihat potensi kerja sama di bidang ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia.
“Alasan kami berada di sini adalah karena adanya kepentingan ekonomi. Kami mendengar langsung dari Wali Kota bagaimana rencana pengembangan Ternate,”terangnya.
Ia menambahkan bahwa Austria memiliki pengalaman dan keahlian di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi. Dalam kunjungan tersebut, ia juga telah bertemu dengan perwakilan perusahaan dan pakar pelatihan vokasi asal Austria.
“Hari ini merupakan pertemuan pertama di mana kami membahas bagaimana ke depan dapat membangun pusat pelatihan vokasi di Maluku Utara. Ini baru langkah awal,”jelasnya.
Dubes menegaskan bahwa pembahasan lanjutan dan komunikasi intensif akan terus dilakukan agar rencana tersebut dapat diwujudkan secara realistis dan berkelanjutan.
Selain bidang vokasi, Dubes juga menilai terdapat banyak sektor lain yang berpotensi dikembangkan bersama, seperti pariwisata, perhotelan, dan kebudayaan.
“Ketika kami menerjemahkan buku tentang orang Austria yang tinggal di sini 400 tahun lalu, saya pikir ini juga baru permulaan. Ini menunjukkan bahwa hubungan kita sudah sangat lama,”tandasnya.
Dubes juga mengungkapkan bahwa Austria memiliki program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, meskipun jumlahnya terbatas, namun dinilai berkualitas. Informasi terkait program tersebut akan disampaikan lebih lanjut melalui jalur resmi.
“Kami memiliki program beasiswa. Jumlahnya memang tidak ratusan, tetapi puluhan, dan itu merupakan program beasiswa yang sangat baik,”paparnya.
Sementara itu, Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman menyampaikan, apresiasi atas kunjungan Duta Besar Austria, sekaligus menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Ternate untuk menindaklanjuti peluang kerja sama yang telah dibahas.
“Saya menyampaikan terima kasih atas kedatangan Duta Besar. Poin utama yang dibahas adalah kerja sama di bidang pendidikan dan vokasi,”ungkapnya.
Wali Kota menjelaskan bahwa pemerintah kota telah menyampaikan sejumlah potensi lokal yang dapat dikembangkan bersama, khususnya di sektor hospitality (pelayanan) dan pelatihan vokasi di bidang-bidang tertentu.
“Kami melihat ada keunggulan tertentu yang dimiliki Austria, misalnya di bidang pertukangan dan vokasi lainnya. Ini yang insya Allah akan kita tindak lanjuti,”jelasnya.
Tauhid berharap penjajakan awal ini dapat berlanjut pada tahapan kerja sama yang lebih konkret ke depan, termasuk dalam bentuk kesepahaman awal.
“Kami berharap ke depan kerja sama ini dapat ditindaklanjuti hingga masuk pada tahap letter of intent (nota kesepahaman),”pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Ternate memberikan cinderamata untuk Duta Besar Austria berupa ukiran kayu dan buku. (**)
Editor : Uku





