ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate dan BPJS Kesehatan Cabang Ternate resmi menandatangani kesepakatan kerja sama untuk menjamin keberlanjutan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk penyelesaian tunggakan iuran tahun 2023 hingga 2025 yang berlangsung di kantor Wali Kota Ternate, Selasa (30/12/2025).

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, bahwa sebelum penandatanganan kerja sama, Pemkot Ternate telah menggelar rapat lebih dulu bersama Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Ternate, Maluku Utara, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Bappelitbangda, Inspektorat, dan BPKAD.

Rizal menyatakan, dalam kesepakatan tersebut kedua belah pihak telah mencapai titik temu terkait skema penyelesaian tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang terjadi sejak tahun 2023-2024. Dan untuk utang 2025 kita sudah melunasi dengan nilai Rp.6,4 miliar.

Pemkot Ternate, kata Rizal, menargetkan penyelesaian pembayaran sisa utang di tahun 2023-2024 pada awal tahun 2026.

“Skema pembayaran penyelesaian tunggakan sudah disepakati. Tujuan utama kita adalah memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui BPJS Kesehatan, baik di rumah sakit maupun klinik, dapat berjalan tanpa kendala pada tahun depan,”ungkapnya.

Rizal menjelaskan, Wali Kota Ternate juga meminta agar seluruh kewajiban yang masuk dalam kategori tunggakan, termasuk yang berkaitan dengan Universal Health Coverage (UHC), dapat dilaporkan dan diselesaikan secara transparan.

Rizal menambahkan, untuk data akan dilakukan verifikasi lebih kanjut. Walaupun ada data awal yang kita terima sekitar 29 ribu jiwa.

“Kita akan memastikan lebih dulu data penerima BPJS Kesehatan, agar ini valid dan tidak jadi masalah,”pungkasnya.

Menurut Rizal, pemkot Ternate sangat mendukung program UHC atau Pelayanan Kesehatan masyarakat melalui BPJS.

“Sehingga ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah kepada masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkelanjutan melalui BPJS,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Ternate, dr. Meryta Oktaviane Rondonuwu mengatakan, bahwa kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Pemkot Ternate akan dilanjutkan hingga tahun 2026 sesuai dengan komitmen kepala daerah dan seluruh jajaran OPD.

Menurutnya, pada tahun 2025 hingga 2026 sebanyak 29.000 jiwa masyarakat Kota Ternate yang menjadi tanggungan pemerintah daerah tetap diikutsertakan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.

“Komitmen pemerintah daerah untuk menjamin masyarakat dalam program JKN tetap berlanjut, sehingga akses layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Ternate dapat terus terpenuhi,”terangnya. (**)

Editor : Uku

Bagikan: