LABUHA, TERBITMALUT.COM — Pencarian satu korban tenggelamnya longboat rute Babang-Pigaraja Halmahera Selatan (Halsel) hingga hari kedua belum membuahkan hasil. Korban diketahui bernama Dr. Wildan, S.S., M.Hum (53 tahun), dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unkhair.
Kepala Tim Sar Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, bahwa upaya pencarian sudah diperluas hingga 75 nautical mile, yang difokuskan dengan membagi 3 (tiga) regu, menyisir wilayah perairan Bacan Timur Tengah.
“Pelaksanaan operasi Sar hari kedua korban longboat yang tenggelam di perairan desa Bibinoi Halsel. Kami fokus pencarian satu orang yang masih hilang atas nama Dr. Wildan merupakan salah satu dosen di Unkhair,”ujarnya, Minggu (25/01/2026)
Pencarian dilaksanakan sesuai dengan ranops, dimulai pada pukul 07.000, dilaksanakan dibagi menjadi tiga Sru dimana Sru satu dengan luas area 30 nautical mile, Sru dua 25 nautical mile dan Sru yang ketiga 30 nautical mile.
“Namun demikian, pencarian hari ini yang telah dioptimalkan dari ketiga Sru dengan hasil sementara masih nihil,”jelasnya.
Dikatakannya, upaya pencarian hingga sore hari kemarin sempat dihentikan dikarenakan cuaca laut yang kurang signifikan.
“Situasi dan kondisi dilapangan, cuaca sampai dengan sore hari tidak terlalu signifikan, dan pencarian sementara dihentikan. Dan akan kembali dilaksanakan esok hari,”terangnya.
Ia berharap dalam pencarian hari ketiga dapat membuahkan hasil dengan satu korban tersebut dapat segera ditemukan.
“Mudah-mudahan besok hari ketiga pelaksanaan pencarian terhadap satu korban yang masih hilang segera ditemukan,”harapnya.
Informasi Korban Ditemukan di Pesisir Gane Barat?.
Namun, Beredar informasi bahwa korban yang merupakan dosen Unkhair Ternate ditemukan dalam keadaan selamat di pesisir Kecamatan Gane Barat. Namun informasi tersebut dibantahkan Camat Gane Barat, Ikram M Zen.
“Tidak ada, setelah kami dapat informasi, dari semalam kami langsung melakukan upayah penyisiran di sepanjang pesisir pantai Gane Barat hingga ke desa-desa. Namun tidak ditemukan korban yang dimaksud,”ungkap Camat Ikram saat dikonfirmasi Terbitmalut.com Minggu (25/01/2026).
Sebelumnya longboat tersebut dilaporkan tenggelam akibat dihantam gelombang di depan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan pada Jumat (23/1/2026) kemarin. (KunMarsy)
Editor : Redaksi





