ads

LABUHA, TERBITMLAUT.COM — Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan mempererat tali persaudaraan antar agama, Kapolres Halmahera Selatan (Halsel), AKBP Hendra Gunawan, bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polres setempat, menghadiri rapat Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Halsel, Sabtu (4/4/2026) kemarin.

Pertemuan yang mengusung tema penguatan persatuan di Bumi Saruma ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Kepala Kemenag Kabupaten Halsel, Saiful Jafar Arfa, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, Abdillah Kamarulah, Ketua FKUB Kabupaten Halsel, Adnan Wahid, perwakilan Persaudaraan Muslim Indonesia (PERMUSI), Ady Hi Adam, Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Halmahera Selatan, Van Costan El Erens Galouw; serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, imam, dan pendeta se-Kabupaten Halsel.

Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah membahas komitmen deklarasi damai antarumat beragama yang direncanakan akan digelar pada Senin, 6 April 2026.

Kesepakatan bulat dicapai oleh seluruh peserta untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi serta memperkokoh persatuan dan rasa persaudaraan di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan.

Langkah ini juga merupakan respons proaktif terhadap beredarnya isu hoaks terkait peristiwa bentrok yang terjadi di Kabupaten Halmahera Tengah. Para tokoh agama dan adat sepakat untuk tidak terprovokasi dan menjaga kondusivitas wilayah masing-masing.

Kapolres Halsel, AKBP Hendra Gunawan menegaskan, bahwa jajarannya telah melakukan deteksi dini dan imbauan kamtibmas melalui para Bhabinkamtibmas serta jajaran Polsek. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh kejadian di wilayah lain di Maluku Utara.

“Kami telah melakukan monitoring dan imbauan kamtibmas di seluruh polsek jajaran kepada masyarakat terkait situasi yang berkembang, agar tidak terprovokasi serta tetap memelihara rasa persaudaraan dan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama,”ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengakui bahwa pengamanan dan pemeliharaan situasi kondusif tidak dapat dilakukan sendiri oleh pihak kepolisian. Ia mengajak seluruh unsur forum untuk bersinergi. (Jul/Kun)

Editor : Redaksi

Bagikan: