ads
ads
ads

MABA, TERBITMALUT.COM — Pemalangan jalan lintas Patani oleh warga Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, menjadi sinyal keras atas mandeknya penanganan kasus pembunuhan yang terjadi beberapa bulan lalu di kawasan hutan Patani Barat.

Di tengah ketegangan itu, Bupati Halmahera Timur (Haltim), Ubaid Yakub, yang kala itu melakukan perjalanan balik ke Halmahera Timur melintas dari Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), memilih berhenti dan turun langsung menemui massa aksi, Sabtu (2/5/2026).

Dilansir dari Berita Melanesia.id di hadapan warga, Bupati Ubaid menyampaikan, turut belasungkawa sekaligus mengecam keras tindakan pelaku yang hingga kini masih belum terungkap. Namun, di balik pernyataan itu, warga menuntut lebih dari sekadar empati mereka meminta kepastian hukum.

“Atas nama keluarga besar Fagogoru dari Haltim, kami menyampaikan duka cita yang mendalam,”tutur Bupati.

Ia menjelaskan bahwa sejak kejadian, pemerintah daerah bersama aparat TNI dan Polri telah berupaya menjaga stabilitas keamanan. Meski demikian, pernyataan tersebut tak sepenuhnya meredam kekecewaan warga yang menilai penanganan kasus berjalan lambat.

Aksi blokade jalan menjadi bentuk tekanan sekaligus cerminan hilangnya kepercayaan terhadap proses penegakan hukum yang dinilai belum menunjukkan hasil konkret.

Ubaid sendiri mengakui bahwa kasus serupa pernah terjadi di Haltim di wilayah yang ia pimpin. Karena itu, ia menegaskan pentingnya penanganan yang serius dan tuntas agar kejadian serupa tidak terus berulang di wilayah Halmahera.

“Kasus seperti ini tidak boleh berlarut-larut. Harus dituntaskan demi keadilan,” tegas Ubaid di hadapan masyarakat Banemo.

Namun demikian, pernyataan tersebut kembali memunculkan pertanyaan publik: sejauh mana komitmen dan langkah konkret aparat dalam mengungkap pelaku?.

Usai berdialog singkat, Ubaid pun melanjutkan perjalanan menuju Patani dan kembali ke Haltim.

Sementara itu, warga Banemo masih menunggu bukti nyata bukan sekadar janji atas penuntasan kasus yang telah merenggut nyawa salah satu dari mereka.

Diketahui, sebelumnya Bupati Haltim menghadiri upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Weda, Halteng. (Dewa)

Editor : Redaksi

Bagikan: