ads
ads
ads

WEDA, TERBITMALUT.COM Bupati Halmahera Tengah bersama Wakil Bupati secara langsung menguji peserta dalam Uji Kompetensi Teknis Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Selasa (2/6/2026).

Sebanyak 38 Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti seleksi untuk mengisi 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.

Uji kompetensi ini merupakan bagian dari implementasi Manajemen Talenta ASN yang bertujuan menghasilkan pejabat profesional dan berkualitas.

Dalam proses asesmen, Bupati dan Wakil Bupati memberikan pertanyaan strategis kepada peserta sesuai bidang yang dipilih. Materi yang diuji meliputi inovasi pelayanan publik, penyelesaian persoalan daerah, peningkatan kinerja organisasi, pengelolaan sumber daya aparatur, hingga kemampuan menerjemahkan visi pembangunan daerah ke dalam program kerja yang terukur.

Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji menegaskan, bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan berdasarkan prinsip sistem merit dengan mengedepankan kompetensi, kinerja, integritas, pengalaman, serta rekam jejak ASN.

“Penilaian dalam asesmen ini tidak ada kaitannya dengan hasil Pilkada ataupun perbedaan pilihan politik di masa lalu. Yang menjadi dasar adalah kompetensi, kinerja, integritas, pengalaman, dan persyaratan dalam Manajemen Talenta ASN. Kami berkomitmen menghadirkan proses yang profesional, objektif, dan transparan,”tegasnya.

Ia juga memastikan tidak ada perlakuan berbeda terhadap peserta selama proses seleksi berlangsung. Dalam asesmen ini saya dan Pak Wakil tidak melihat siapa A dan siapa B. Tidak ada diskriminasi terhadap siapa pun.

”Semua ASN yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses ini. Hasil akhirnya pun akan melalui mekanisme dan pertimbangan sesuai ketentuan Badan Kepegawaian Negara (BKN),”ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati, Ahlan Djunadi menekankan bahwa pejabat yang nantinya terpilih harus memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kemampuan manajerial yang baik dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.

“Jabatan adalah amanah. Karena itu, kami ingin memastikan yang terpilih benar-benar ASN yang mampu memimpin organisasi secara responsif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah,”jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap melalui uji kompetensi ini dapat lahir pejabat-pejabat terbaik yang mampu memperkuat birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Adapun nama 38 peserta yang berkompetisi untuk mengisi 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, yaitu:

1. Dinas Kesehatan

2. Dinas Perikanan

3. Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian

4. Dinas Perhubungan

5. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

6. Satuan Polisi Pamong Praja

7. Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Perkotaan

8. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

9. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)

10. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. (Dewa)

Editor : Redaksi

Bagikan: