TERNATE, TERBITMALUT.COM — Ketua Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Provinsi Maluku Utara, Muhammad Sinen secara resmi membuka Domino Topans Tournamen yang dipusatkan di area Pantai Kelurahan Toboko, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate Jumat, (12/6/2026).
Tournamen ini akan berlangsung selama tiga (3) hari sejak pembukaan hari ini Jumat 12-Minggu 14 Juni 2026.
Ketua Panitia Domino Topans Tournamen, Muzakir Dodaradaga dalam laporannya menyampaikan, untuk kesiapan turnamen hari ini tidak kendala sejauh ini.
“Sehingga, hari ini ada 128 peserta yang akan ikut bertanding, ratusan peserta ini terdiri Halmahera Barat, Kota Tidore dan Kota Ternate,”ujarnya.
Menurutnya, untuk jadwal pertandingan pun sudah siap,” Maka setelah dibuka Ketua PORDI Maluku Utara, turnamen sudah bisa dilangsungkan pertandingan,”ungkapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Muhammad Sinen menyampaikan, bahwa turnamen domino atau olahraga olah pikir ini sudah ada sejak lama dan bukan hari ini. Maka dalam perkuat itu, lahirnya sebuah Organisasi Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) guna merangkul orang-orang hobi main domino dalam satu wadah.
Terkait keabsahan Organisasi, Wali Kota Tidore itu menegaskan bahwa ia secara legal atau resmi menjabat ketua PORDI Maluku Utara yang ditandatangani Surat Keputusan (SK) dari Pengurus PORDI Pusat.
Untuk itu, Ayah Erik sapaan akrab Muhammad Sinen juga mengajak kepada seluruh pengurus untuk tidak perlu hiraukan soal keabsahan ketua PORDI Maluku Utara.
Menurutnya, perbedaan pandangan itu biasa, dan bukan hari ini terjadi. Akan tetapi sudah jauh sebelumnya juga ada perbedaan pandangan di masa para Nabi.
“Namun perbedaan yang mengarah kepada hal yang baik kita hormat, dan jika mengarah kepada hal perpecahan maka kita akan lawan,”tegasnya.
Ketua PBVSI Maluku Utara itu juga menegaskan tujuan olahraga apa saja itu pastinya mempererat silaturahmi, terutama Olahraga Domino. Dan walaupun kita berbeda-beda baik suku, bahasa dan warna kulit, namun tujuan kita hanya satu yaitu menjaga silaturahmi antar sesama.
Selain itu, Ayah Erik juga menegaskan bahwa soal SK yang sah dari Pengurus Pusat. Karena, apabila 3-4 hari tidak menindaklanjuti soal SK mana yang sah, maka saya akan mundur diri dari Ketua PORDI Maluku Utara.
“Saya tegaskan jika pengurus pusat tidak menindaklanjuti soal keabsahan SK, maka saya akan mundur dari jabatan ketua PORDI Maluku Utara,”tegasnya.
Dalam turnamen ini juga, mantan Wakil Wali Kota Tidore dua periode itu juga menyumbang dana sebesar Rp 20 juta kepada panitia. (**)
Editor : Uku





