TERNATE, TERBITMALUT.COM — Pamerintah Kota Ternate, secara resmi melaksanakan Pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Ternate yang dirangkaikan dengan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Tahun 2026, yang bertempat di Kantor Wali Kota, Kamis (6/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Ternate, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak, khususnya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, para panitia, pelatih, instruktur dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia, serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan ini.
“Saya ucapkan selamat kepada 62 orang peserta didik yang berasal dari sekolah menengah atas sederajat yang ada di Kota Ternate yang terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kota Ternate tahun 2026. Karena, kalian merupakan putra- putri terbaik Kota Ternate yang telah dinyatakan lulus seleksi dengan berbagai proses dan tahapan yang telah dilalui,”ujar wali kota.
Menurut Tauhid, hari ini kalian akan mulai dididik dan dilatih sebagai pasukan pengibar bendera merah putih pada peringatan hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke- 81 pada tanggal 17 agustus 2026.
“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kalian, baik itu sekolah dan juga bagi orang tua kalian. Dengan terpilihnya kalian dari sekian banyak rekan – rekan kalian yang ingin menjadi anggota Paskibraka, ini menunjukkan bahwa kalian dinilai memiliki kemampuan dan persyaratan sebagai anggota Paskibraka,”ucapnya.
Sehingga, anggota Paskibraka terpilih harus mampu menunjukkan kualitas sebagai insan terpilih, beretika tinggi dan berbudi luhur serta memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi dan ini akan kalian buktikan selama kalian mengikuti pendidikan dan pelatihan.
“Proses yang akan kalian jalani ini bertujuan untuk memantapkan ketahanan fisik maupun kesiapan mental kalian, demi suksesnya pelaksanaan sebuah misi dan tugas penting, yaitu pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada peringatan HUT RI ke- 81, di Kota Ternate tahun 2026,”terangnya.
Kata Tauhid, pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris dan pengibaran bendera, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan.
“Untuk itu, saya yakin, melalui pelatihan ini, para peserta akan mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga yang akan membentuk pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab,”ungkapnya.
Wali Kota menambahkan, Kota Ternate tahun ini mengirimkan 3 putri dan 1 putra terbaik ke tingkat Provinsi Maluku Utara, serta 1 putra terbaik ke tingkat Nasional.
“Sebagai anggota Paskibraka di tingkat Nasional maupun tingkat Provinsi Maluku Utara Itu merupakan prestasi yang luar biasa yang patut kita syukuri bersama. Perlu diresapi juga bahwa, salah satu puncak keberhasilan upacara memperingati HUT proklamasi RI ke-81, berada di pundak pasukan pengibar bendera,”tuturnya.
Pada kesempatan yang sama juga, hari ini kita juga melaksanakan pembagian Bendera Merah Putih sebagai bagian dari Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih. Gerakan ini bukan sekedar memberikan selembar kain berwarna merah dan putih, tetapi merupakan simbol untuk menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan, serta menggelorakan semangat nasionalisme di tengah masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kota Ternate untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, dan ruang-ruang publik sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan serta wujud kecintaan kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,”harapnya.
Kepada Panitia, agar antisipasi sedini mungkin faktor- faktor non teknis yang bisa mengganggu proses pelaksanaan pengibaran bendera nantinya dan sejumlah kejadian lain yang tidak kita inginkan. Sehingga momen yang sakral ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Untuk kepada seluruh peserta, manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Seraplah ilmu yang diberikan oleh para pelatih dan instruktur, serta bangunlah kerjasama dan kekompakan di antara kalian. Jadilah generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan jiwa nasionalisme yang tinggi,”pungkasnya. (**)
Editor : Uku





