TERBITMALUT.COM — Salah satu nilai perjuangan kelahiran Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) adalah konsep Ekonomi Pancasila. Sehingga doktrin perlawanan terhadap monopoli ekonomi menjadi pijakan Depidar SOKSI Malut harus turun gunung memperjuangkan hak-hak pelaku ekonomi kecil UMKM.
Gagasan ini sebagai upaya membumikan keputusan Rakernas SOKSI tentang pemerataan ekonomi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Termasuk mendorong penguatan sistem pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan stabilitas ekonomi nasional, serta Transformasi Ekonomi Eksklusif, guna mewujudkan kesejahteraan rakyat,”ujar Karateker Ketua Depidar Soksi Maluku Utara, Edi Langkara.
Menurut Elang, forum Musyawarah Daerah (MUSDA) Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Maluku Utara juga mengundang kalangan pelaku usaha mikro dan menengah untuk mengikuti sosialisasi sistem penyaluran Kredit KUR ( Kredit Usaha Rakyat) seperti ; Warkop , perbengkelan, Pertukangan, nelayan, petani, peternak, dan tengkulak di pasar rakyat Kota Ternate.
Selain pelaku UMKM, lanjut Elang, sejumlah organisasi dan asosiasi dunia usaha juga akan diundang dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Sehingga, keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan memberikan warna berbeda dalam pelaksanaan Musda.
“Forum organisasi tidak hanya membahas agenda internal, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk mendapatkan akses informasi serta membangun jejaring ekonomi,”ungkapnya.
Perlu diketahui, Musda Depidar SOKSI Maluku Utara dijadwalkan berlangsung bulan Oktober 2026 yang dipusatkan di Gedung Dhuafa Center, Kota Ternate.
Ketua Umum Depinas Soksi, Mukhamad Misbakhun, yang juga Ketua Komisi XI DPR RI pun dijadwalkan hadir sekaligus membuka Musda dan agenda sosialisasi KUR. (Uku)
Editor : TM





