TERNATE, TERBITMALUT.COM — Pemadaman Api di tempat pemrosesan akhir (TPA) Buku Deru-Deru, hingga pada Selasa (20/10/2026) hari ini sejak status tanggap darurat diperpanjang sudah hampir 100 persen tertangani.
Ketua Posko Tanggap Darurat Karhutla Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly mengatakan, sesuai hasil koordinasi dengan Kepala BPBD, hingga hari keempat Selasa 20 Oktober sejak status tanggap darurat diperpanjang pada tanggal 16 Oktober 2026 lalu, penanganan kebakaran sudah hampir 100 persen.
“Karena titik api di landfill 1, landfill 2 dan landfill 3 hampir semua teratasi atau sudah hampir 100 persen api padam. Tapi pak wali minta tim untuk tetap berada di TPA hingga pada Jumat, 23 Oktober, guna memantau di lokasi jangan sampai ada potensi-potensi api masih ada dibawa permukaan atau kedalaman,”ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Menurut Rizal, pemadaman api di lokasi TPA difokuskan pada titik api tersisa di belakang pembuangan tinja dan Kalimati.
“Jadi tinggal dua titik itu yang lagi menjadi fokus tim tanggap darurat. Karena ada gas metana yang kita lagi khawatirkan jangan sampai masih ada api di kedalaman 10-15 meter,”jelasnya.
Rizal menambahkan tim tetap bekerja memadamkan api sesuai SOP status tanggap darurat. Jadi alat seperti eskavator masih bekerja menggali sampah-sampah, yang masih mengeluarkan asap.
“Kalau api permukaan sudah padam secara total. Dan yang sekarang kita mau pastikan api dibawa permukaan itu benar-benar padam 100 persen,”tegasnya.
Dan setelah masa tanggap darurat ini berakhir, akan dilanjutkan ke tahap rehab-rekonstruksi dan perubahan sistem pengelolaan TPA menggunakan sanitary Lanfield, sesuai arahan dari Ibu Gubernur dan pak wali kota.
“Sehingga TPA tidak lagi mengeluarkan bau, tertutup, rapi dan setiap hari sampah terolah,”pungkasnya. (**)
Editor : Uku





