TERNATE, TERBITMALUT.COM — Berakhirnya masa tanggap darurat kebakaran di TPA Buku Deru-Deru ditandai dengan pencapaian penanganan yang mencapai 100 persen.
Atas keberhasilan tersebut, Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pemadaman.
Ucapan terima kasih disampaikan Tauhid saat memimpin apel gabungan pada Jumat (23/10/2026), menyusul rampungnya masa tanggap darurat yang sempat diperpanjang sepekan sejak 17 hingga 23 Oktober 2026.
”Alhamdulillah, di hari terakhir tanggap darurat ini, penanggulangan karhutla di TPA Buku Deru-Deru tuntas 100 persen. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, kolaborasi, dan sinergi bersama,”tutur Tauhid.
Ia menegaskan, penanganan kebakaran di lokasi tersebut berjalan optimal berkat bantuan dari berbagai instansi, mulai dari TNI-Polri, Basarnas, Baznas.
Bantuan alat berat dan personel juga dikerahkan oleh tiga balai teknis di bawah Kementerian Pekerjaan Umum.
Tak lupa, Tauhid mengapresiasi jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah pimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta jajaran OPD Pemkot Ternate seperti BPBD, Damkar, PUPR, Satpol PP, Dinsos, Dinkes, dan DLH. Termasuk, peran aktif masyarakat dan sektor swasta yang menyalurkan bantuan logistik maupun tenaga juga dinilai sangat krusial.
Menurut Tauhid, faktor cuaca ekstrem serta kemarau panjang menjadi tantangan berat selama proses pemadaman. Peristiwa ini pun dijadikan momentum evaluasi total bagi tata kelola sampah daerah.
”Ini pelajaran berharga bagi kita semua. Sudah saatnya TPA dikelola secara modern supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
Menindaklanjuti hal itu, Wali Kota menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ternate untuk menyurat secara resmi sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh pihak penanggulangan, sekaligus mempublikasikannya ke media massa.
Pasca-masa tanggap darurat, Pemkot Ternate juga kini bersiap memasuki tahap pemulihan (rehabilitasi dan rekonstruksi) serta pembenahan sistem di TPA Buku Deru-Deru guna mengantisipasi potensi insiden serupa di masa depan. (**)
Editor : Uku





