LABUHA, TERBITMALUT.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan (Halsel) menghimbau kepada Nelayan, pengguna jasa laut dan masyarakat pesisir, agar segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda korban tenggelamnya longboat PM. Indrayani rute tujuan Babang-Pigaraja.
“Kami mohon masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, apabila melihat tanda-tanda yang berkaitan dengan korban agar segera melapor,”ucap Kepala BPBD Halsel, Jakaruddin Rabu, (27/01/2026)
Tenggelamnya longboat rute Babang-Pigaraja di perairan Desa Bibinoi, Bacan Timur Tengah, Halsel, masih menyisakan satu korban yang hingga saat ini belum ditemukan. Korban merupakan Dosen Unkhair Ternate, Dr. Wildan S.S, M.Hum, warga Kota Ternate.
Dikatakan Kepala BPBD Halsel, himbauan tersebut menindaklanjuti laporan pencarian korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
“Iya, kami menindaklanjuti laporan dari Basarnas Halsel, terkait kecelakaan transportasi laut di perairan Bibinoi. Yang dimana kejadian itu mengakibatkan 1 orang korban hilang belum ditemukan,”ujarnya.
Ia menghimbau masyarakat jika menemukan tanda-tanda barang milik korban, maupun korban itu sendiri untuk segera dilaporkan melalui kontak person PUSDALOPS-PB Halsel, 082148108245/085397986851.
“Warga juga diminta waspada terhadap cuaca ekstrim. Dan jika menemukan tanda-tanda korban, laporkan temuan ke Basarnas, BPBD, Polairud, Dishub setempat atau hubungi kontak yang disediakan Pusdalops-PB Halsel,”harapnya.
Kami berharap korban atas nama Dr. Wildan, dosen Unkhair Ternate agar segera ditemukan dan dievakuasi. Untuk sementara ini masih terus dalam upaya pencarian.
“Unsur yang terlibat, Pusdalops-PB Halsel, Basarnas Halsel, Polairud Halsel, TNI AL, keluarga korban dan masyarakat setempat,”tandasnya. (KunMarsy)
Editor : Redaksi





