ads

TERBIT OLAHRAGA — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly secara resmi membuka turnamen gawang sedang Kulaba Cup III Sabtu, (12/9/2026). Sekda juga menegaskan bahwa pemerintah akan membangun lapangan rumput sintetis (mini soccer) di Kelurahan Kulaba.

Kehadiran Sekda turut didampingi Kepala BP2RD Kota Ternate, H. Muchtar Hasyim, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Sutopo Abdullah, Camat Ternate Barat, dan Lurah Kulaba.

Ketua Panitia Pelaksana, Rahman Sadek dalam laporannya menyampaikan, turnamen ini diikuti 24 tim dari berbagai kategori, yakni pelajar sebanyak 11 tim, kategori antar RT dan tim undangan, diikuti 13 tim termasuk Sekretariat DPRD Kota Ternate dan Kelurahan Loto.

Rahman juga menyinggung soal pembenahan fasilitas lapangan olahraga di Kulaba, karena hingga kini belum terwujud, meskipun sudah ada pejabat daerah yang datang membuka turnamen sejak edisi pertama dan kedua.

“Kami merasa dilema di tengah-tengah masyarakat dan pemuda Kulaba, walaupun ada pertandingan yang digelar. Pak Sekda merupakan pejabat ketiga yang hadir yang sebelumnya ada Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota , namun realisasi perbaikan lapangan belum ada hingga saat ini,”tuturnya.

Namun, panitia tetap mengapresiasi kehadiran Sekda Kota Ternate dengan harapan bisa membawa titik terang untuk terealisasinya fasilitas olahraga yang memadai di Kelurahan Kulaba.

Melalui agenda rutin tahunan ini, panitia berharap ada kesinambungan pembinaan minat dan bakat bagi pemuda di bidang sepak bola.

“Karena ini sejalan dengan langkah Pemkot Ternate yang begitu gencar mendorong pengembangan klub kebanggaan daerah, Persiter Ternate untuk bisa tampil di kasta tertinggi sepak bola indonesia,”katanya.

Tanggapan Aspirasi Pemuda Kelurahan Kulaba 

Dalam kesempatan itu, Rizal menyampaikan, bahwa lapangan Kelurahan Kulaba akan kita rencanakan untuk jadikan sebagai lapangan mini soccer di tahun 2027. Karena lapangan ini sudah tiga kali mereka menyuarakan ke pemerintah untuk dibenahi.

“Sehingga di Kulaba juga ada satu lapangan Mini Soccer yang lebih representatif untuk dibuat turnamen-turnamen seperti ini,”ujarnya.

Kata Rizal, ini bukan soal janji, ini harapan saya untuk masyarakat Kelurahan Kulaba, khususnya pemuda. Hari Senin, 14 September Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sudah bisa turun ke lokasi untuk mengukur lapangannya.

“Kebetulan, saat ini kita lagi menyusun APBD tahun anggaran 2027. Sehingga paling tidak lapangannya bisa dikerjakan satu kali kalau bisa, jika tidak bisa kita kerjakan dua tahap,”tegasnya.

Lebih lanjut, Rizal menegaskan bahwa pengembangan fasilitas lapangan juga berada di tempat yang strategis, yakni  kawasan geopark, dan salah satu kawasan destinasi (Batu Angus) yang merupakan warisan geologi dari hasil letusan gunung gamalama.

“Paling tidak memiliki nilai historis dalam mengembangkan pariwisata ke depan, dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki. Kehadiran lapangan Mini Soccer juga nantinya akan menunjang Batu Angus menjadi kawasan Geopark Nasional,”jelasnya.

Sekda juga berterima kasih kepada panitia, dan berharap semua tim bisa menjunjung tinggi sportivitas. Termasuk para perangkat pertandingan, agar bisa memimpin jalannya pertandingan sebaik mungkin.

“Sehingga kegaduhan atau kericuhan itu tidak terjadi, itu yang kita harapkan secara bersama, dan turnamen ini bisa berjalan sampai selesai,”harapnya.

Selain itu, Rizal juga turut membantu dana kegiatan kepada panitia sebesar Rp.15 juta. Untuk menunjang operasional turnamen gawang sedang Kulaba Cup III. (Uku)

Editor : TM

Bagikan: