ads
ads
ads

“Rakernas XII JKPI, Momentum Kebangkitan Ternate sebagai Kota Pusaka dan Rempah Dunia”

Oleh ; Eko Purnomo, S.Pd.,M.Pd (Yayasan Makainga Malamo Kieraha)

Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-XII yang berlangsung pada tanggal 26-30 Agustus 2026 di Kota Ternate patut kita apresiasi sebagai sebuah momentum penting bagi daerah. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan bahwa Ternate mampu menjadi tuan rumah agenda nasional, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan identitas Ternate sebagai bagian penting dari peradaban rempah dunia.

Kami memberikan apresiasi khusus kepada Bapak Rizal Marsaoly selaku Ketua Panitia Rakernas XII JKPI beserta seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan dan mengawal kegiatan ini. Dengan jumlah peserta dan delegasi yang cukup besar, tentu bukan pekerjaan mudah untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Namun, apa yang kita saksikan selama pelaksanaan Rakernas menunjukkan bahwa koordinasi dan kerja bersama tersebut mampu menghasilkan penyelenggaraan yang baik.

Yang lebih penting, Rakernas ini tidak hanya menghadirkan seremoni, tetapi juga menghidupkan berbagai ruang budaya di Kota Ternate. Kegiatan seperti master class, simposium, seminar, pawai budaya, hingga keterlibatan ribuan pelajar menunjukkan bahwa warisan budaya dapat menjadi ruang belajar sekaligus ruang interaksi bagi masyarakat. Kami juga melihat adanya dampak positif terhadap pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Kehadiran para delegasi dari berbagai daerah menjadi peluang bagi produk-produk lokal Ternate untuk dikenal lebih luas. Artinya, kegiatan kebudayaan seperti ini dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

Bagi kami, keberhasilan Rakernas XII JKPI jangan berhenti pada suksesnya penyelenggaraan. Momentum ini harus menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen dalam menjaga cagar budaya, mengembangkan ekonomi kreatif, melibatkan generasi muda, serta menjadikan identitas Ternate sebagai kota rempah sebagai kekuatan pembangunan ke depan. Terlebih lagi, dengan dipercayakannya kepemimpinan Presidium JKPI kepada Wali Kota Ternate, ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ternate memiliki kesempatan untuk membawa isu pelestarian kota pusaka, kebudayaan, dan warisan rempah ke tingkat nasional.

Kami berharap semangat yang lahir dari Rakernas ini terus dijaga. Jangan sampai setelah kegiatan selesai, perhatian terhadap kebudayaan juga ikut selesai. Justru setelah Rakernas inilah pekerjaan besar dimulai, yaitu bagaimana menjadikan warisan sejarah dan budaya Ternate sebagai kekuatan yang hidup, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan tetap relevan bagi generasi mendatang.

Pada akhirnya, kesuksesan Rakernas XII JKPI bukan hanya keberhasilan pemerintah atau panitia, tetapi keberhasilan seluruh masyarakat Ternate sebagai tuan rumah. Ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa Ternate bukan hanya memiliki sejarah besar sebagai bagian dari jalur rempah dunia, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menjadi bagian dari masa depan kebudayaan Indonesia. (**)

Bagikan: