ads
ads
ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampus Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Maluku Utara di Kelurahan Tobololo Kecamatan Kota Ternate Barat, Kota Ternate, Jumat (12/05/2023).

Peletakan batu pertama pembangunan Kampus Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Maluku Utara oleh Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, didampingi Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba dan Rektor Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Maluku Utara, Nasir Tamalene.

Kegiatan Ini merupakan rangkaian agenda kunjungan kerja Wakil Presiden RI di Maluku Utara khususnya Kota Ternate dan Tidore Kepulauan selama 3 hari dari 10-12 Mei 2023.

Sebelum melakukan peletakan batu pertama, Rektor Universitas Nahdatul Ulama Nasir Tamalene memberikan pemaparan terkait Maket Kampus UNU Maluku Utara.

Rektor mengatakan, bahwa Kampus UNU yang didirikan di atas lahan seluas 2 Hektar ini terdiri dari Gedung Rektorat, Gedung Kuliah 1, Gedung Kuliah 2, Gedung Laboratorium, dan Masjid. Dengan keseluruhan total biaya Pembangunannya mencapai Rp. 186.239.373.469

Acara ini dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan kampus UNU oleh Wapres didampingi Gubernur Malut dan Rektor Universitas Nahdatul Ulama.

Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, dalam sambutannya mengatakan, bahwa dengan adanya kampus ini ke depannya diharapkan dapat menyediakan SDM yang unggul. Karena dengan adanya SDM ini yang akan menentukan ke depan kemajuan pembangunan Nasional kita dan kita sebagai umat Islam.

“Menyediakan SDM itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kita memakmurkan bumi yaitu kewajiban yang tidak bisa mungkin ditinggalkan. Sesuai dengan Firman Allah yang artinya “Dialah Allah yang menjadikanmu dari tanah dan Allah memberikan tugas untuk memakmurkan bumi,” kata Wapres.

Selanjutnya dikatakan bahwa dengan berbagai kegiatan pembangunan terutama ekonomi, pertanian, perindustrian, perikanan dan lain sebagainya itu kunci pembangunannya ada pada SDM yang unggul.

Dan untuk membangun SDM yang unggul yaitu dengan membangun sarana pendidikan. Ini semua dalam rangka menjalankan kewajiban agama.

“Untuk pembangunan agar arahnya benar harus mengerti ilmu agama, Sumber Daya Manusia orang yang paham agama yang akan mampu membangun pembangunan negeri ini ke depan,” kata Wapres diakhir sambutannya.

Hadir dalam acara tersebut, Sekwan DPRD Abubakar Abdullah, Rektor UNU Maluku Utara, Ketua NU Maluku Utara, serta para undangan. (TM/BM)

Bagikan: