ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet tinju amatir Provinsi Maluku Utara di kancah nasional. Kontingen tinju Malut berhasil menempati posisi Juara Umum II pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Piala AHY 2026 di Jakarta, dengan membawa pulang total 13 medali.

Sebanyak 15 atlet tinju amatir yang mewakili Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Maluku Utara tiba di Kota Ternate pada Senin (26/10/2026) menggunakan penerbangan Garuda Indonesia. Kedatangan para atlet berprestasi tersebut disambut langsung Ketua Pengprov Pertina Maluku Utara, Nasri Abubakar.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Maluku Utara. Dari 15 atlet yang diberangkatkan, kontingen Malut berhasil mengoleksi 13 medali, terdiri atas tujuh medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu.

Perolehan tersebut mengantarkan Maluku Utara menempati posisi kedua dalam klasemen juara umum, tepat di bawah Provinsi Jawa Barat yang tampil sebagai juara umum dengan kekuatan 41 atlet.

Jawa Barat dilaporkan mengoleksi 29 medali dari kategori junior, youth, dan elite. Pada kategori junior dan youth, kontingen Jawa Barat meraih 21 medali, terdiri atas tujuh emas, 10 perak, dan empat perunggu. Sementara itu, kategori elite menyumbangkan delapan medali, yakni empat emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Di tengah persaingan ketat antar daerah, Maluku Utara mampu membuktikan bahwa atlet-atletnya memiliki kualitas, mental bertanding, dan daya saing yang patut diperhitungkan dalam olahraga tinju nasional.

Ketua Pengprov Pertina Maluku Utara, Nasri Abubakar menyampaikan, apresiasi dan rasa bangganya atas perjuangan seluruh atlet yang telah membawa nama daerah di ajang nasional tersebut.

Menurut Nasri, keberhasilan meraih tujuh medali emas dan total 13 medali merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan selama persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, khususnya masyarakat Maluku Utara. Anak-anak kita telah menunjukkan semangat juang dan kemampuan terbaiknya di atas ring. Mereka membuktikan bahwa atlet tinju Maluku Utara mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional,”ujar Nasri.

Ia menegaskan, capaian sebagai juara umum II bukan sekadar keberhasilan membawa pulang medali, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet tinju di Maluku Utara agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan berikutnya.

Nasri juga menyampaikan, terima kasih kepada masyarakat Maluku Utara yang terus memberikan dukungan dan doa kepada para atlet selama mengikuti Kejurnas Piala AHY 2026 di Jakarta.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Maluku Utara yang telah memberikan dukungan dan doa kepada atlet-atlet kita. Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi mereka untuk bertanding dengan penuh keyakinan dan membawa pulang hasil terbaik bagi daerah,”ungkapnya.

Meski berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di Kejurnas Piala AHY 2026, Nasri mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri.

Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar pada tahun mendatang.

Ia menegaskan, seluruh atlet tinju Maluku Utara harus tetap menjalani latihan secara rutin dan disiplin sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) 2027.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Kita tidak boleh berhenti sampai di sini, karena ke depan ada tantangan yang lebih besar, yakni Pra-PON 2027. Karena itu, persiapan harus dilakukan sejak sekarang agar atlet Maluku Utara benar-benar siap bersaing dan mampu meraih hasil terbaik,”tegas Nasri.

Menurutnya, persiapan menuju Pra-PON membutuhkan keseriusan, kedisiplinan, serta pembinaan yang berkelanjutan. Para atlet tidak hanya dituntut menjaga kondisi fisik, tetapi juga harus terus mengasah teknik dan memperkuat mental bertanding agar mampu menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Nasri berharap, prestasi yang diraih pada Kejurnas Piala AHY 2026 menjadi modal penting bagi Pertina Maluku Utara untuk memperkuat pembinaan dan mempersiapkan atlet-atlet potensial yang dapat bersaing pada Pra-PON 2027.

Ia juga mengharapkan dukungan masyarakat dan seluruh pihak terkait tetap mengalir agar para atlet dapat menjalani program latihan dengan maksimal.

Keberhasilan meraih tujuh medali emas dan menempati posisi Juara Umum II menjadi bukti potensi besar olahraga tinju Maluku Utara di tingkat nasional. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan prestasi tersebut sekaligus mempersiapkan atlet agar mampu bersaing memperebutkan tiket menuju PON.

Bagi Nasri, perjuangan para atlet belum berakhir. Prestasi di Jakarta merupakan langkah penting, sedangkan target berikutnya adalah mematangkan persiapan menuju Pra-PON 2027 demi kembali mengharumkan nama Maluku Utara di panggung olahraga nasional. (**)

Editor : Uku

Bagikan: