ads
ads
ads

LABUHA, TERBITMALUT.COM — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) resmi dilantik pada Senin (16/2/26) di Aula Kantor Bupati Halsel, dengan mengusung tema “Agromaritim dan Ekonomi Berkelanjutan”.

Pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera Pataka TMI oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) TMI Provinsi Malut, Mislan Syarif kepada Ketua DPD TMI Halsel, Jimmy Rifky didampingi seluruh pengurus.

Ketua DPW TMI Provinsi Malut, Mislan Syarif mengatakan, pelantikan DPD Halsel merupakan amanah dan tanggung jawab besar dalam pengembangan pertanian di Halmahera Selatan

“Pelantikan ini bukan sekedar kegiatan seremonial tetapi merupakan amanah besar dan tanggung jawab yang harus diemban, sebagai ketua dan anggota DPD TMI Halmahera selatan,”ujarnya Senin, (16/2/2026).

Organisasi Tani Merdeka Indonesia ini, lanjutmya, sebagai wadah perjuangan para petani untuk semakin mandiri berdaulat dan sejahtera, serta berdiri diatas kaki kita sendiri.

“Sehingga kita ingin memastikan dan mengawal bahwa suara petani didengar, haknya diperjuangkan, serta kesejahteraannya diperjuangkan,”ungkapnya.

Ia berharap Ketua dan jajaran DPD TMI Halsel peka terhadap lingkungan pertanian, perikanan dengan mendengarkan hak-hak mereka.

“Saya berharap terhadap ketua yang baru saja dilantik, serta seluruh jajaran organisasi TMI di Kabupaten Halmahera selatan, agar harus peka terhadap lingkungan, mendengarkan suara dan saran para petani,”pintanya.

Jaga dan lindungi mereka atas hak-hak pertanian mereka, jangan sampai mereka kehilangan ruang usaha tani.

“Karena digerogoti oleh kepentingan-kepentingan sesaat, yang terbungkus dengan investasi oligarki yang merampas tanah-tanah petani kita,”sambungnya.

Mislan menambhkan, harus ada kolaborasi bersama Pemerintah Daerah dalam pengembangan pertanian, peternakan dan perikanan di wilayah Halmahera Selatan.

“Hal ini juga kita membantu dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam hal mengembangkan pertanian peternakan dan perikanan demi kemajuan Halsel kedepannya,”jelasnya.

Presiden sebagai ketua dewan penasehat kita, menginstruksikan agar kita bisa melihat dan mengawal hak-hak rakyat kita, kemudian agar segera memperkuat untuk memastikan hasil garapan petani dapat terserap dan terjual untuk meningkatkan penghasilan mereka.

“Kita juga kerjasama dengan berbagai pihak seperti MBG dan Kopdes juga SPPI Halsel. Semoga bisa MoU dengan kita, sehingga hasil petani dapat terserap untuk pemenuhan kebutuhan dapur MBG maupun untuk pemenuhan koperasi merah putih,”terangnya.

Diakhir penyampaiannya Ketua DPW TMI Malut menginstruksikan agar seluruh jajaran DPD TMI Halsel memperkuat solidaritas dan kebersamaan para petani.

“Saya instruksikan dan berharap kepada ketua DPD TMI Halsel memperkuat solidaritas dan kebersamaan para petani peternak dan nelayan,”harapnya.

Bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan para petani melalui pelatihan serta koordinasi dengan para penyuluh-penyuluh pertanian.

“Mendorong inovasi pertanian berbasis teknologi dan kearifan lokal. Membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, swasta, serta stakeholder terkait, bersama dalam meningkatkan produksi pertanian,”pungkasnya. (KunMarsy)

Editor : Redaksi

Bagikan: