WEDA, TERBITMALUT.COM — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah memberikan kabar gembira bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan merealisasikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 100 persen menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kebijakan ini merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Ikram Malan Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja ASN sekaligus upaya meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat menjelang hari raya.
Bupati Halteng, Ikram Malan Sangadji mengatakan, selain pembayaran THR bagi ASN, Pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial kepada masyarakat, di antaranya insentif bagi ibu hamil dan menyusui, janda dan orang tua tunggal, anak yatim, penyandang disabilitas, serta lansia, termasuk pembagian sembako gratis bagi masyarakat Halmahera Tengah
“Realisasi THR dan TPP sebesar 100 persen bagi ASN Halmahera Tengah didasarkan pada capaian kinerja daerah, khususnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025,”ujarnya.
Menurut Bupati, berdasarkan data yang disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) diketahui bahwa target PAD Tahun 2025 sebesar Rp 326.461.235.733 dengan realisasi mencapai Rp396.450.457.671,72 atau 121,43 persen dari target.
“Capaian tersebut menunjukkan kinerja fiskal daerah yang sangat baik. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, realisasi PAD Kabupaten Halmahera Tengah secara konsisten berada di atas target, yang merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat,”ungkapnya.
Pemerintah daerah juga mengarahkan agar insentif THR TPP tersebut minimal 50 persen dapat diserahkan kepada orang tua, keluarga, maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian sosial menjelang Idul Fitri.
“Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak ganda, tidak hanya bagi ASN tetapi juga bagi masyarakat luas. Dengan pembayaran THR 100 persen, potensi zakat meningkat, belanja konsumsi masyarakat bertambah, dan perputaran ekonomi dapat dirasakan hingga ke desa-desa,”terangnya.
Sejalan dengan itu, pemerintah daerah juga menerapkan kebijakan empat hari kerja selama bulan suci Ramadhan, yang bertujuan memberi kesempatan kepada ASN untuk lebih banyak menjalankan ibadah bersama keluarga di kampung atau desa, sekaligus mendorong meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
“Melalui kebijakan ini, pemerintah daerah juga mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur atas limpahan rezeki dari Allah SWT, sekaligus terus meningkatkan kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tantangan ke depan tentu akan semakin berat dengan berbagai dinamika global yang turut mempengaruhi kondisi ekonomi nasional,”ungkapnya.
Sebagai Aparatur Sipil Negara yang berada di daerah dan menjadi ujung tombak negara, ASN diharapkan mampu menjalankan peran strategis dalam mendukung program pembangunan nasional serta merealisasikan Asta Cita Presiden Prabowo melalui kerja nyata di daerah.
Keberhasilan pemerintah daerah dalam merealisasikan kebijakan ini juga tidak terlepas dari berbagai capaian pembangunan sepanjang tahun 2025, di antaranya peningkatan PAD, penurunan angka kemiskinan dan stunting, peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK, serta berbagai penghargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.
“Untuk itu kami berharap berbagai kebijakan ini tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga membawa keberkahan serta menumbuhkan kesadaran bersama bahwa di dalam setiap rezeki terdapat hak orang tua, keluarga, dan masyarakat sekitar yang membutuhkan, khususnya menjelang akhir Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,”pungkasnya. (Dewa)
Editor : Redaksi





