WEDA, TERBITMALUT.COM — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Ternate, Maluku Utara, pada 7–8 Oktober 2026. Kunjungan tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi penanggulangan bencana serta konsultasi mengenai tata kelola pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Rombongan kunjungan kerja dipimpin Ketua Komisi III DPRD Halteng, Aswar Salim, didampingi Wakil Ketua Komisi III, Helmi Kasim, serta Sekretaris Komisi III, Kabir Kahar. Turut mengikuti kegiatan tersebut anggota Komisi III, Jainudin Ali dan Rusdi A. Taher
Dalam agenda tersebut, Komisi III DPRD Halteng mengunjungi dua instansi, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale Kota Ternate.
Ketua Komisi III DPRD Halteng, Aswar Salim mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kita memperkuat koordinasi dan konsultasi lintas daerah sekaligus mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap sektor pelayanan publik.
Menurutnya, agenda pertama dengan jajaran BPBD yang berlangsung di Posko Utama Tanggap Darurat Kota Ternate, Eks Kantor Wali Kota Rabu (7/10/2026), karena saat ini Ternate mengalami Musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Pertemuan tersebut, kata Aswar, membahas berbagai aspek penanggulangan bencana, mulai dari kesiapsiagaan sebelum bencana, penanganan saat tanggap darurat, hingga langkah pemulihan setelah bencana.
“Komisi III juga mendalami kesiapan sarana dan prasarana pendukung dalam menghadapi potensi bencana. Hal ini menjadi bagian penting untuk melihat bagaimana sistem penanggulangan bencana dapat berjalan secara terkoordinasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,”ungkapnya, seperti rilis diterima Terbitmalut.com.
Selanjutnya, pada Kamis (8/10/2026), Komisi III DPRD Halteng melanjutkan kunjungan ke Kantor Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale Kota Ternate.
Dalam pembahasan itu difokuskan pada tata kelola penyediaan air bersih, proses pengolahan dan pemurnian air, serta mekanisme penyaluran dan pendistribusian air kepada pelanggan.
“Karena aspek pengelolaan air bersih menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan ini, mengingat ketersediaan air yang layak dan distribusi yang memadai merupakan bagian penting dari pelayanan dasar masyarakat,”jelasnya.
Melalui kunjungan kerja ini, Komisi III DPRD Halteng diharapkan dapat memperoleh referensi mengenai praktik pengelolaan penanggulangan bencana dan pelayanan air bersih yang dapat dipelajari untuk mendukung peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Halmahera Tengah.
“Hasil koordinasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam menjalankan fungsi pengawasan dari DPRD serta mendorong penguatan kebijakan dan regulasi daerah, khususnya pada sektor penanggulangan bencana dan penyediaan air bersih,”pungkasnya. (Dewa)
Editor : TM





