ads

WEDA, TERBITMALUT.COM — Situasi keamanan di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, pasca bentrokan antarwarga dilaporkan telah kembali kondusif. Pemerintah daerah bergerak cepat memastikan stabilitas wilayah sekaligus mendorong upaya rekonsiliasi dan pemulihan sosial di tengah masyarakat.

Bagian Humas dan Protokol Halteng, Bambang Harianto menjelaskan Minggu, (5/5/2026) bahwa, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah saat ini berada di Desa Banemo Patani Barat

Pemerintah daerah melalui dinas terkait tengah melakukan identifikasi dampak konflik, termasuk pendataan korban serta rumah warga yang mengalami kerusakan. Langkah ini menjadi dasar untuk penyaluran bantuan dan perencanaan rehabilitasi dalam waktu dekat.

Bupati juga dijadwalkan memimpin apel bersama di Desa Sibenpopo pada esok hari. Dalam arahannya, Bupati juga menginstruksikan seluruh pimpinan perangkat daerah (PD) untuk turun langsung ke Patani Barat guna mempercepat proses pemulihan di berbagai sektor.

“Tidak hanya itu, pemerintah daerah bersama masyarakat Desa Sibenpopo akan menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembersihan lingkungan dari dampak Bentrok. Kegiatan ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan awal dari bangkitnya solidaritas warga pasca peristiwa tersebut,”ujarnya.

Saat ini, kata Kabag, Bupati dan Sekretaris Daerah juga berada di tengah masyarakat Sibenpopo untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

“Pemerintah daerah memastikan bahwa ketersediaan logistik, khususnya bahan makanan, masih terjamin untuk beberapa hari ke depan,”jelasnya.

Sementara itu, upaya pemulangan warga yang sempat mengungsi dari Desa Fritu dan Yeke akan dilakukan secara bertahap mulai hari ini, hingga beberapa hari ke depan. Proses ini dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan dan kesiapan di masing-masing wilayah.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan damai dalam menyelesaikan seluruh masalah serta memastikan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

“Pemulihan Usai konflik diharapkan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga memperkuat kembali jalinan persaudaraan dan harmoni sosial di Patani Barat,”pungkasnya. (Dewa)

Editor : Redaksi

Bagikan: