ads
ads

TOBELO, TERBITMALUT.COM — Kepala Kepolisian Resor Halmahera Utara, AKBP Moh Zulfikar Iskandar bersama Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda Halut, Samud Taha memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat Ketupat Kie Raha Tahun 2024 bertempat di lapangan upacara Polres Halmahera Utara (3/4/2024).

Turut hadir dalam Kegiatan ini Ketua DPRD Halut, Janlis Gehenua Kitong, Dandim 1508/Tobelo di wakili oleh Kasdim 1508/Tobelo, Mayor Inf Rusmin Nuryadin, Kejari Halmahera Utara Muhammad Ahsan Thamrin,  Dansubdenpom XVI/1-1 Tobelo Letda.

Letda Cpm Habibie Phonan, Danton III Kipan C Yonif RK 732/Banau Letda Inf Randi, Danki 1 Batalion A Pelopor Satbrimobda maluku utara Ipda Moch Thilio Bintang Onasis.

Dan Pos SAR Tobelo M. Rizal Kamis, Kabid lalulintas Dishub Halut Zainal Pono, Kasi Ops Satpol PP Djidon Bahabu, Para PJU Polres Halmahera Utara.

Kapolres Halut, Akbp Moh. Zulfikar Iskandar, saat membacakan amanat Kapolri menyampaikan, bahwa operasi Ketupat 2024 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Menurutnya, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 sebagai komitmen nyata sinergitas TNI/Poiri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H. Kata Kapolres.

Berdasarkan survei Indikator, kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan penanganan arus mudik tahun 2023 mencapai 89,5/ atau meningkat 15,776 dibanding tahun 2022.

“Hal ini merupakan wujud apresiasi masyarakat atas kerja keras kita bersama yang harus dipertahankan dan ditingkatkan dalam pengamanan arus mudik dan balik tahun ini,”ujar Kapolres.

Dikatakan Kapolres, sebagaimana kita ketahui bersama, berdasarkan survei Kemenhub RI tahun 2024 diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang atau meningkat 56,475 dibandingkan tahun 2023.

Berkaitan hal tersebut, Presiden Joko Widodo menekankan bahwa, mudik tahun ini adalah mudik yang akan sangat besar sekali, kenaikannya 56 persen dibanding tahun yang lalu. Total yang akan mudik 190 juta pemudik tahun untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar Mudik lebih awal.

Tentunya, pos-pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal. Karena, menghadapi potensi gangguan dan situasi kontijensi harus dipersiapkan secara matang. Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga harus menjadi perhatian penting,

“Semua upaya tersebut diharapkan dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan mudik aman, ceria, penuh makna. Dan diharapkan momentum, hari raya Idul Fitri ini dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, persatuan, dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat,”harapnya. (**)

Penulis : Nawir

Editor : Sukur

Bagikan: