Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Mei 2023 01:38 WIT ·

Jusuf Kalla Sebut Lebih dari 50% Ekonomi Indonesia Dikuasai Etnis Tionghoa


 Mantan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ke-10 dan Ke-12, Jusuf Kalla (JK). Foto : Istimewa Perbesar

Mantan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ke-10 dan Ke-12, Jusuf Kalla (JK). Foto : Istimewa

JAKARTA, — Mantan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ke-10 dan Ke-12, Jusuf Kalla (JK) menyinggung soal ekonomi Indonesia yang 50 persen lebih dikuasai oleh penduduk etnis Tionghoa. Padahal, etnis Tionghoa di Indonesia tak lebih dari 5 persen.

“Kita di Indonesia penduduk Tionghoa itu hanya 4,5 persen tapi mengusai ekonomi lebih dari 50 persen. Jadi kekuatan 10 kali lipat dari pada jumlahnya,” kata JK dalam acara halalbihalal yang diadakan oleh Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (12/5/2023) malam seperti dikutip Terbitmalut.com

Jusuf Kalla pun mencontohkan negara tetangga, yaitu Malaysia yang 30 persen total penduduk Tionghoanya menguasai 60 persen ekonomi negara.

“Malaysia juga. Tapi Malaysia memang penduduk Tionghoa itu 30 persen. Jadi kalau ekonomi Malaysia 60 persen dikuasai Tionghoa, itu hanya 1 banding dua,” kata dia.

JK menyebut minimnya warga Indonesia yang menjadi pengusaha menjadi masalah besar. “Tentu (etnis Tionghoa) sahabat-sahabat kita, penting kerjanya bayar pajak, dia pekerjakan orang. Tapi tantanan terbesarnya ada di kita. Mereka tidak salah yang kurang kita,”ungkapnya.

“Karena itu tantangan kita yang terbesar sebenrnya pada dewasa ini. Adalah entrepreneurship. Bukan hanya ilmu saja. Semua di sini perilmuan cendikiawan,”tambah Jusuf.

Sumber: detiknews/detik.com

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hasil Sementara Real Count KPU RI, Prabowo-Gibran Masih Unggul 56,73 Persen dari 44,92 Persen Data TPS Yang Masuk

15 Februari 2024 - 14:54 WIT

Erick Thohir Resmi Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres

21 Januari 2024 - 14:50 WIT

Gubernur Maluku Utara Ditangkap KPK, Jokowi : Silakan Proses Hukum Sesuai Aturan

19 Desember 2023 - 09:27 WIT

5 Fakta Terkini OTT Gubernur AGK Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Jabatan

19 Desember 2023 - 04:38 WIT

Pendiri LSI Denny JA Sebut Ada Efek Elektoral Dukungan Demokrat Ke Prabowo

18 September 2023 - 07:56 WIT

SBY dan AHY Sambangi Prabowo di Hambalang, AHY Titipkan Agenda Perubahan dan Perbaikan ke Prabowo

18 September 2023 - 01:23 WIT

Trending di Nasional