TERNATE, TERBITMALUT.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly resmi membuka Turnamen Pemuda Cup I Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Minggu, 31 Mei 2026 sore tadi.
Dalam kesempatan itu, Rizal mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembenahan fasilitas Stadion Sulamadaha.
Turnamen yang dipusatkan di Lapangan Sulamadaha tersebut diikuti sebanyak 43 tim dari berbagai wilayah di Maluku Utara. Selain tim-tim dari Kota Ternate, kompetisi ini juga diikuti peserta dari Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Selatan.
Sekda menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah bekerja keras sehingga turnamen perdana tersebut dapat terselenggara dengan baik.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh klub yang telah mendaftar dan berpartisipasi dalam ajang yang digagas para pemuda Kelurahan Sulamadaha itu.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada ketua panitia dan seluruh panitia yang telah memberikan yang terbaik sehingga turnamen ini bisa berjalan dan resmi dibuka pada sore hari ini,”ujarnya.
Menurutnya, turnamen sepak bola tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan kualitas pemain muda di daerah.
Karena itu, ia meminta seluruh pemain dan official tim untuk menjunjung tinggi sportivitas agar seluruh pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan fair play.
“Mari kita junjung sportivitas sehingga pertandingan ini bisa berjalan dengan baik sampai partai final nanti,”ajaknya.
Rizal mengaku senang melihat sejumlah pemain yang pernah memperkuat klub profesional maupun Malut United turut ambil bagian dalam turnamen tersebut. Kehadiran para pemain berpengalaman itu dinilai akan menambah kualitas kompetisi sekaligus menjadi motivasi bagi pemain muda.
Pada kesempatan itu, Sekda juga menyoroti kondisi Stadion Sulamadaha yang selama ini menjadi salah satu lapangan sepak bola yang cukup aktif digunakan untuk latihan berbagai klub.
Ia menyebut pemerintah daerah telah memasukkan pembangunan dan pembenahan stadion tersebut dalam rencana pengembangan fasilitas olahraga Kota Ternate.
“Bangunan stadion ini sudah masuk dalam rencana pembangunan. Insya Allah pemerintah kota siap memberikan perhatian,”jelasnya.
Rizal juga menyinggung harapan besar terhadap kebangkitan sepak bola Ternate, termasuk Persiter Ternate yang pernah menjadi salah satu klub kebanggaan masyarakat.
Menurut dia, semakin banyak klub dari Maluku Utara yang mampu bersaing di level nasional, maka akan semakin besar pula dampaknya terhadap perkembangan sepak bola daerah.
“Kalau sekarang ada Malut United, ke depan kita berharap Persiter Ternate juga bisa bangkit. Ini menjadi tantangan bersama untuk membangun sepak bola Kota Ternate agar semakin maju dan kompetitif,” paparnya.
Rizal menambahkan, meski Ternate merupakan kota dengan wilayah yang tidak terlalu luas, namun antusiasme masyarakat terhadap sepak bola sangat besar dan perlu didukung dengan fasilitas yang memadai.
Selain itu, Rizal juga meminta seluruh wasit dan perangkat pertandingan menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan adil agar turnamen berlangsung lancar hingga selesai.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemuda Cup I Sulamadaha, Rifaldi Drakel, mengatakan turnamen tahun ini diikuti sebanyak 43 tim, termasuk dua tim dari luar Kota Ternate.
“Dua tim dari luar daerah masing-masing berasal dari Jailolo, Halmahera Barat dan Kayoa, Halmahera Selatan,”ucapnya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan turnamen kali ini memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan kegiatan serupa pada tahun-tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya hasil kegiatan lebih difokuskan untuk pembangunan masjid dan musala, maka tahun ini panitia bersama masyarakat sepakat mengarahkan hasil turnamen untuk pengembangan Lapangan Sulamadaha.
Menurutnya, lapangan tersebut selama ini telah digunakan oleh sejumlah klub besar untuk berlatih, seperti Dewa United, Persijap Jepara, Malut United hingga Persiter Ternate. Namun fasilitas pendukung yang tersedia masih sangat terbatas.
“Lapangan ini sering digunakan tim-tim besar untuk latihan, tetapi sampai sekarang fasilitas seperti toilet dan listrik belum tersedia. Karena itu kami ingin hasil turnamen ini digunakan untuk mendukung pengembangan lapangan,” katanya.
Ia berharap upaya tersebut mendapat dukungan dari pemerintah dan masyarakat. “Sehingga Lapangan Sulamadaha dapat berkembang menjadi fasilitas olahraga yang lebih representatif bagi pembinaan sepak bola di Kota Ternate,”pungkasnya. (**)
Editor : Uku






