TERNATE, TERBITMALUT.COM — Nasri Abubakar resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Ternate masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung di Royal Resto Ternate, Minggu (11/10/2026) malam.
Terpilihnya Nasri merupakan amanah untuk memimpin organisasi olahraga domino di Kota Ternate selama empat tahun ke depan, sekaligus menjadi momentum konsolidasi untuk menyatukan berbagai komunitas domino yang selama ini berkembang di daerah tersebut.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PORDI Maluku Utara, Muhammad Sinen menyampaikan, bahwa pembentukan kepengurusan definitif PORDI di Kota Ternate menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan organisasi domino di Maluku Utara.
Ayah mengungkapkan, selama mendapat kepercayaan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), pihaknya telah menyelesaikan pembentukan dua kepengurusan PORDI di tingkat kabupaten/kota, yakni Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.
“Alhamdulillah, di masa jabatan saya yang diberikan kepercayaan oleh Dewan Pimpinan Pusat, sudah ada dua PORDI yang diselesaikan dan dilantik, yaitu Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan,”ujar wali kota Tidore itu.
Ayah berharap, di bawah kepemimpinan Nasri Abubakar, PORDI Kota Ternate dapat berkembang lebih maju serta mampu bersaing dengan PORDI kabupaten/kota lainnya di Provinsi Maluku Utara.
Muhammad Sinen juga menekankan pentingnya merangkul seluruh komunitas domino yang ada di Kota Ternate agar bergabung dalam satu wadah organisasi.
Karena, keberadaan berbagai komunitas domino di luar PORDI perlu disikapi dengan pendekatan persuasif dan semangat kebersamaan, sehingga seluruh penggemar olahraga domino dapat bernaung dalam organisasi yang sama.
“Saya berharap Pak Nasri, dengan amanah yang diberikan ini, mampu merangkul semua komunitas untuk bergabung dalam satu wadah, yakni PORDI Kota Ternate,”harapnya.
Sementara itu, Ketua PORDI Kota Ternate terpilih, Nasri Abubakar menyampaikan, terima kasih kepada Ketua Pengprov PORDI Maluku Utara serta para ketua gardu se-Kota Ternate yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
Ko Nas mengakui, amanah yang diberikan melalui Musda pertama PORDI Kota Ternate itu bukanlah tanggung jawab yang ringan. Karena, masih terdapat sejumlah kelompok dan komunitas domino di Kota Ternate yang belum tergabung dalam PORDI.
“Ini tanggung jawab yang tidak ringan bagi saya. Tugas pertama saya adalah bagaimana mengonsolidasikan komunitas-komunitas di luar PORDI agar kita bisa bersatu dan berkumpul kembali dalam wadah PORDI Kota Ternate,”ungkapnya.
Wawali Kota Ternate itu menegaskan, langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada upaya menyatukan seluruh komunitas domino di Kota Ternate. Ia menilai, olahraga domino tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga memiliki peran penting sebagai wadah pemersatu masyarakat.
Karena itu, konsolidasi organisasi akan menjadi prioritas sebelum pihaknya melangkah lebih jauh pada upaya peningkatan prestasi olahraga domino.
“Seperti disampaikan Ketua PORDI Provinsi, olahraga domino ini merupakan wadah pemersatu. Jadi, tanggung jawab saya ke depan yang pertama adalah bagaimana mempersatukan itu kembali. Setelah itu, baru kita berbicara mengenai bagaimana meningkatkan prestasi olahraga domino, khususnya di Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara,”pungkasnya. (Uku)
Editor : TM





