TERNATE, TERBITMALUT.COM Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol. Midi Siswoko, berikan materi pada Kegiatan Seminar Dalam Rangka Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) Wisuda Daerah Alumni Universitas Terbuka (UPBJJ- UT Ternate), pada Senin, (15/5/2023).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom Gamalama Sahid Bella Ternate, dihadiri oleh Kapolda Malut, Irjen Pol. Midi Siswoko, Auditor TK III Itwasda Polda Malut, Direktur UT Ternate Prof. Ojat Djarot, Wakil Direktur III, Dosen Pascasarjana Unkhair Ternate dan Para Peserta Upacara Penyerahan Ijazah.

Dalam kesempatan itu Kapolda Malut, Irjen Pol. Midi Siswoko dalam menyampaikan materi mengatakan, secara geografis Provinsi Malut terdiri dari 8 Kabupaten dan 2 Kota dengan luas wilayah 145.801,10 km² (luas daratan 31.982,5 km² / 21,94%, luas lautan 113.818,50 km² / 78,06%). Dengan jumlah penduduk sebanyak 1.299.177 jiwa.

“Dari jumlah penduduk tersebut, tingkat pengangguran di Malut Mencapai 4,6 persen pada tahun 2023, angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar 4,98 persen,”kata Kapolda.

Kapolda menambahkan, perlu diketahui bahwa sebagian besar penduduk Malut bekerja di sektor Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Perburuan dan Perikanan. Untuk itu, dalam rangka mendukung Program Prioritas Nasional dan perluasan akses UMKM, Polda Malut memiliki tiga program.

“Yakni ekonomi kerakyatan, zero pengangguran dan entrepreneur milenial, maka menindaklanjuti program tersebut, Polda Malut telah membentuk akademi wirausaha Maluku Utara yang bertujuan untuk menciptakan para wirausahawan muda yang memiliki daya juang tinggi dan kemampuan dalam berwirausaha terutama dalam mengembangkan UMKM,”ungkapnya.

Untuk mewujudkan program tersebut, kata Orang nomor satu di jajaran Polda Malut itu, bahwa telah melaksanakan pembinaan terhadap karang taruna dengan memberikan pelatihan, perkebunan butternut pumpkin (labu madu), program pembakaran sampah dan alat pengeringan kopra di beberapa Kabupaten dan Kota di wilayah Malut.

“Maka untuk menyukseskan program tersebut, harus dibutuhkan dukungan dari semua pihak untuk dapat meningkatkan roda perekonomian Daerah, serta para pelaku UMKM di Maluku Utara agar bisa bersaing di tingkat Nasional,”tutupnya. (SL/TM)

Bagikan: