ads
ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM —Akibat gempa berkekuatan 7,6 magnitudo terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) dengan kedalaman 33 Km membuat dua rumah ibadah (Gereja GPM Mayau dan Gereja Kalvari Lelewi) rusak berat dan empat gereja lainnya rusak ringan di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, warga juga panik dan berlarian ke wilayah ketinggian Kamis, (2/4/2026).

Informasi tersebut dibenarkan oleh Camat Pulau Batang Dua, Roby Koloca begitu dikonfirmasi Terbitmalut.com melalui pesat WhatsApp.

Menurut Camat, setelah adanya gempa bumi yang mengguncang Maluku Utara dan Sulawesi Utara pagi tadi, membuat rumah ibadah pun ambruk atau rusak berat dan ringan.

“Gereja GPM Mayau dan Gereja Kalvari Lelewi rusak berat dan 4 gereja rusak ringan, termasuk rumah warga juga karena gempa pagi tadi. Warga juga sudah mengungsi di tempat terbuka atau wilayah ketinggian. Karena sempat air turun, tapi sudah kembali seperti semula,”ungkapnya.

Tempat Ibadah di Batang Dua Terlihat Retak. (Dok. Istimewa)

Terpisah Kepala BPBD Kota Ternate, Ferry Hamdani Welley juga menyampaikan, membenarkan adanya kerusakan sejumlah bagunan baik rumah maupun tempat ibadah di wilayah Kota Ternate akibat gempa.

“Betul ada kerusakan bangunan rumah dan tempat ibadah, misalnya di Batang Dua ada gereja yang rusak, Ternate Selatan, di Kelurahan Gambesi ada rumah rumah yang ambruk, Tengah dan Utara juga ada,”ungkapnya saat dikonfirmasi Terbitmalut.com

Hanya saja, kata Kepala BPBD, untuk tingkat kerusakan sejumlah rumah warga dan rumah ibadah belum diketahui pasti. “Karena saat ini tim lagi turun ke lokasi untuk memastikan tingkat kerusakan, apakah berat atau ringan,”pungkasnya. (**)

Editor : Uku

Bagikan: