ads
ads
ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate, memiliki anggaran Rp. 8 miliar lebih yang terakomodir dalam APBD tahun anggaran 2024.

Sekretaris Dispora Kota Ternate, Iswandy Semarang mengatakan, dalam pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2024 bersama Komisi III DPRD Kota Ternate, ada beberapa hal yang dibahas.

Misalnya pembahasan anggaran Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (POPDA) di tahun 2024 akan ditambahkan.

“Karena berdasarkan anggaran POPDA tahun lalu sebesar Rp.900 juta lebih. Hanya saja dengan anggaran Rp. 900 juta itu masih kurang, baik di Perlengkapan, dan Seleksi Atlet, maka kita mengajukan untuk menaikkan anggaran POPDA,” katanya Rabu, (2/8/2023).

Menurutnya, berdasarkan data yang didapatkan dari bidang anggaran untuk Dispora dalam KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2024 sebesar Rp. 8 miliar lebih.

Kemudian, lanjutnya, ada juga anggaran sarana dan prasarana olahraga untuk GOR Marimoi di Kelurahan Ubo-Ubo. Karena Dispora merupakan salah satu OPD pengelola Pendapatan Daerah.

“Sehingga Dispora juga akan menambah anggaran di Sarana dan Prasarana Olahraga GOR Sport Hall Marimoi. Agar bisa menunjang para atlet yang saat melakukan latihan maupun pertandingan,” ucapnya.

Selain itu, kata Iswandy, ada juga penambahan anggaran di Kepemudaan, karena jujur saja, setelah Kepmen terbaru nomor :900.15 tahun 2023 terkait verifikasi dan nomenklatur itu, dalam anggaran Kepemudaan khususnya Paskibraka sudah dialihkan ke Kesbangpol.

“Tentunya kita akan menganggarkan lagi khususnya anggaran Kepemudaan, agar anggaran Rp.600 juta lebih itu tetap ada. Karena penganggaran itu berdasarkan program dan kegiatan,” ungkapnya.

Iswandy pun menambahkan, memang awalnya Dispora telah menganggarkan untuk Paskibraka khususnya di bidang Kepemudaan, hanya saja ada Kepmen terbaru yang dikeluarkan itu, yang sudah dialihkan ke Kesbangpol terkait anggaran Paskibraka.

“Maka perlu dianggarkan lagi oleh Dispora untuk inovasi Kepemudaan. Dan yang ada satu kegiatan yang akan kita akomodir anggaran lagi, yakni Inovasi Daerah dan ini tuntutan langsung dari Pemerintah Pusat untuk setiap daerah harus memiliki inovasi,”tambahnya.

Dan inovasi itu sudah dilakukan oleh Dispora yang akan melahirkan satu aplikasi yang akan terintegrasi dalam data-data Kepemudaan, data-data sarana prasarana dan data-data Olahraga.

“Memang awalnya sudah berjalan inovasi daerah yang dilakukan Dispora terhadap aplikasi itu. Sehingga jika aplikasi ini berjalan maka ada pengembangan berkelanjutan yang memang membutuhkan anggaran, maka kita akan memasukkan anggaran juga,” pungkasnya. (**)

Penulis : Uku

Editor : Sukur 

Bagikan: