ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Ternate bersama TNI menggelar bakti pembersihan sampah di barangka (kalimati) Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, Kelurahan Toboko dan Kelurahan Kota Baru Kecamatan Ternate Selatan Jumat, (29/9/2023) pagi.

Bakti pembersihan sampah, dipimpin secara langsung Kepala DLHK Kota Ternate, Tony S Pontoh bersama Sekretaris DLHK Kota Ternate dan Kabid Persampahan.

Pantauan Terbitmalut.com di lokasi pembersihan, terlihat sejumlah sampah plastik, material kayu, pakaian dan popok yang menumpuk di barangka (kalimati). Hal itu membuat petugas kebersihan harus membakar ribuan sampah yang tertumpuk dan sebagian harus diangkut dan dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Kepala DLHK Kota Ternate, Tony S Pontoh mengatakan, pihaknya tetap secara rutinitas melakukan pembersihan sampah dan setiap minggu dilakukan terutama juga di barangka atau kalimati.

Sehingga, bukan berarti pada saat menyukseskan kegiatan Kota Sehat dan Sarasehan Istri Wali Kota (Rasai Kota) se-Indonesia di Ternate, baru dilakukan pembersihan sampah tidak.

Petugas Kebersihan DLHK Kota Ternate saat melakukan Pembersihan Sampah. (Dok.Terbitmalut.com)

“Karena ini jadwal tentatif kami dalam setiap satu Minggu harus kami turun untuk melakukan pembersihan sampah di barangka atau kalimati. Yang dimulai dari Utara baik di Kelurahan Akehuda sampai ke Daulasi. Dan sekarang pada hari ini Jumat, (29/9/2023) kita melakukan pembersihan sampah di barangka atau kali mati di Kelurahan Takoma,”katanya saat diwawancarai Terbitmalut.com.

Tony juga menekankan kepada pihak pemerintah Kecamatan, Kelurahan bahkan RT/RW agar mengingatkan kepada warga atau masyarakat, untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan terutama di barangka atau kalimati. Terutama warga yang mendiami kawasan barangka, sehingga mereka juga paham dan sadar bahwa sampah tidak bisa dibuang ke barangka.

“Karena apa, ketika sampah plastik ini terbawa arus air sungai kalimati ke laut pada saat hujan, maka yang menjadi konsekuensi adalah biota laut akan mengalami dampak dan akan mati. Ini yang disayangkan jika biota laut di perairan Kota Ternate ini akan mati. Maka kesadaran masyarakat ini penting sekali, walaupun ini sudah menjadi tugas DLHK,”ucapnya.

Tony menambahkan, hal ini dilakukan karena berdasarkan arahan dan perintah dari Wali Kota Ternate, bahwa DLHK harus tetap eksis untuk melakukan pembersihan di Kota Ternate.

“Sehingga hari ini, setelah dilakukan pembersihan di barangka atau kali mati di Kelurahan Takoma, akan dilanjutkan pembersihan sampah di barangka Kelurahan Toboko dan Kelurahan Kota Baru,”pungkasnya.

Dua Minggu ke depan lagi baru kita melanjutkan pembersihan sampah di barangka Kelurahan Mangga Dua. Karena Minggu depan kegiatan Sarasehan Istri Wali Kota (Rasai Kota) se-Indonesia.

“Karena memang kita akan melakukan pembersihan sampah di seluruh barangka atau kali mati yang ada di Kota Ternate. Agar tidak lagi sampah yang terdistribusi ke muara pada saat hujan,”tambahnya.(**)

Penulis : Sukur 

Bagikan: