ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman secara resmi melantik Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Ake Gaale, Firman Mudaffar Sjah, dan Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum Ake Gaale, Samin Marsaoly masa bakti 2026–2030 yang berlangsung di aula kantor Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate, Kamis, (16/4/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Ternate Nomor : 93/VI.1/KT/2026 untuk Direksi dan Nomor: 94/VI.1/KT/2026 untuk Dewan Pengawas.

Penetapan Direksi juga berdasarkan rekomendasi Kementerian Dalam Negeri RI melalui surat Nomor: 900.1.13.2/1400/Keuda tentang Pertimbangan Penetapan Calon Direktur Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate yang ditandatangani oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah, A. Fatoni.

Tauhid Soleman menyampaikan, selamat kepada pejabat Direktur Utama Perumda Air Minum Ake Gaale, Firman Mudaffar Sjah, dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Ake Gaale, Samin Marsaoly yang baru saja dilantik.

Ia menekankan bahwa tugas direktur Umutama adalah memimpin operasional, pengembangan usaha dan memastikan agar kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat bisa berjalan maksimal.

“Direktur juga bertanggung jawab atas pengembangan usaha, laporan manajemen dan berkoordinasi seluruh divisi untuk mencapai kinerja yang maksimal,”ujarnya.

Kemudian, lanjut Tauhid, tugas dari seorang Dewan Pengawas (Dewas) bukan hanya sekedar mengawasi kinerja, akan tetapi harus bersinergi dengan manajemen.

“Dewas juga harus mampu memberikan saran, pertimbangan dan pembinaan agar Perumda Ake Gaale kota Ternate tumbuh menjadi perusahaan yang sehat,”ucapnya.

Tauhid juga menitipkan amanah kepada Direktur dan Dewas Perumda Air Minum Ake Gaale ;

Pertama, meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat dan fokus utama  memberikan kepuasan pelanggan.

“Karena, masih banyak keluhan air bersih yang belum terdistribusi dengan merata baik di daerah ketinggian atau daerah rata. Makan ini menjadi pekerjaan besar, pekerjaan berat dan pekerjaan utama dari seorang Direktur dan Dewan Pengawas,”ujarnya.

Kedua, sinergi dan kolaborasi, untuk itu saya minta kepada dewan pengawas agar tidak memposisikan diri sebagai seorang auditor yang mencari kesalahan. Karena dewas ini merupakan wakil pemerintah yang berada di perusahaan. Akan tetapi bagian dari mitra direktur untuk mencari solusi perbaikan kinerja.

“Artinya, adalah tandem antara direktur dan dewan pengawas yang harus betul-betul bekerja dan berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”terangnya.

Ketiga, harus proaktif antara direktur dan dewas harus memonitor dan mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki dengan cepat, agar pelayanan air bersih di Kota Ternate semakin maju. Sehingga tidak semata-mata hanya berharap kepada pegawai lapangan, kepala bagian yang melaksanakan tugas saja.

“Namun minimal ada upaya untuk turun lapangan untuk mengetahui kondisi objektif terkait pelayanan air bersih kepada masyarakat. Jadi harus turun lapangan jangan hanya di kantor, untuk mengetahui proses distribusi air bersih ada kendala atau tidak,”pintanya.

Keempat, kepatuhan dan integritas untuk memastikan seluruh kegiatan perusahaan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Karena ini penting, baik terkait dengan akuntabilitas, transparansi dan partisipasi.

“Usahakan bangun perusahaan ini harus mengedepankan profesionalitas yang tinggi untuk bisa mencapai tujuan dan target dari perusahaan. Dan harus pelajari situasi perusahaan, susun strategi yang efektif dan berikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat Kota Ternate,”pungkasnya. (**)

Editor : Uku

Bagikan: