TERNATE, TERBITMALUT.COM — Pemerintah Kota Ternate mengapresiasi langkah PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui PLN UP3 Ternate yang telah meresmikan pelayanan listrik 24 jam penuh di Kecamatan Pulau Batang Dua, tepatnya di Kelurahan Tifure dan Kelurahan Pantai Sagu.

Peresmian ini dilakukan secara serentak bersama 4 Kabupaten Kota di Maluku Utara yang berlangsung di PLTD Mare, Kecamatan Tidore Selatan, Selasa (23/12/2025) kemarin.

Peningkatan pola operasi listrik dari sebelumnya 12 jam dan 18 jam menjadi 24 jam penuh ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan pasokan listrik, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ternate, H. Damish Bashir, yang mewakili Wali Kota Ternate, turut menghadiri peresmian tersebut melalui Zoom.

Dalam kesempatan itu, Kepala Diskomsandi Kota Ternate, H. Damish Bashir menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas hadirnya listrik 24 jam di wilayah Pulau Batang Dua.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Ternate menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN. Dengan beroperasinya listrik 24 jam penuh di Batang Dua, khususnya di Kelurahan Tifure dan Pantai Sagu, ini sangat membantu kehidupan masyarakat disana,”ujarnya kepada Terbitmalut.com Rabu, (24/12/2025).

ads

Damish menambahkan, kehadiran listrik selama 24 jam diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendorong peningkatan ekonomi warga yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

“Harapannya tentu listrik 24 jam ini bisa berdampak langsung, terutama pada peningkatan ekonomi masyarakat. Aktivitas nelayan, pendidikan, hingga layanan kesehatan akan jauh lebih terbantu dengan pasokan listrik yang stabil,”ungkapnya.

Kadis juga menegaskan bahwa perubahan dari pola operasi 12 jam menjadi 24 jam merupakan kemajuan besar bagi masyarakat di wilayah terluar Kota Ternate. Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan adanya listrik 24 jam, kita berharap terjadi perbaikan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran negara dan komitmen PLN dalam melayani masyarakat di wilayah kepulauan,”pungkasnya. (**)

Editor : Uku

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *