ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Ternate melaksanakan perayaan Puncak Hari Ulang Tahun PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, yang bertemakan “Guru Tangguh, Pendidikan Bermutu, Indonesia Maju,” bertempat di Dhuafa Center Selasa, (9/12/2025) berjalan khidmat.

Dalam perayaan itu, turut dihadiri Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman. Dalam sambutannya Tauhid menyampaikan, tema peringatan tahun ini, “Guru Tangguh, Pendidikan Bermutu, Indonesia Maju,” bukan sekadar slogan. Ia adalah penegasan bahwa kualitas pendidikan nasional sangat ditentukan oleh kekuatan dan ketangguhan guru.

“Maka dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, Tema peringatan tahun ini, “Guru Tangguh, Pendidikan Bermutu, Indonesia Maju,” sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Ternate, khususnya misi “Mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing (Ternate Berkualitas),”ujarnya.

Menurut Tauhid, guru memiliki peran sentral dalam menghadirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi dinamika perubahan zaman. Tanpa guru yang tangguh, mustahil bagi kita untuk menciptakan pendidikan yang bermutu; dan tanpa pendidikan yang bermutu, kita tidak bisa melahirkan sumber daya manusia Ternate yang unggul dan berdaya saing.

Penyerahan Piagam Penghargaan. (Dok. Humas)

“Oleh karena itu, dalam mewujudkan pendidikan bermutu tidak hanya menjadi tugas guru, tapi juga tanggung jawab pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Kita perlu menghadirkan ekosistem pendidikan yang sehat, modern, serta memberikan ruang bagi inovasi. Dan harus menanamkan budaya literasi, membangun karakter gotong-royong, menanamkan nilai-nilai keagamaan yang moderat, serta memperkokoh identitas budaya Ternate yang beradab dan berperadaban,”ungkapnya.

Karena itu, pemerintah daerah menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu fokus pembangunan. Berbagai program peningkatan kompetensi guru, penguatan layanan sekolah, serta penyediaan sarana pendidikan terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen menghadirkan Ternate Berkualitas. Kami yakin bahwa investasi terbaik dalam pembangunan daerah adalah investasi pada guru dan peserta didik sebagai fondasi masa depan.

“Untuk itu, pemerintah Kota Ternate akan selalu berada di sisi guru. Pemerintah akan bekerja bersama PGRI dalam memastikan perlindungan hukum, kenyamanan kerja, serta penghargaan terhadap profesi pendidik,”tegasnya.

Kami berharap PGRI terus menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan, mendorong inovasi pembelajaran, dan menjaga integritas profesi guru.

“Sinergi antara pemerintah, PGRI, sekolah, orang tua, dan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang baik dan berkelanjutan,”harapnya.

Ketua PGRI Kota Ternate dan Juga Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly Saat Menyampaikan Sambutan. (Dok. Humas)

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Ternate dan juga Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyampaikan, Peringatan HUT ke–80 PGRI hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum refleksi sekaligus peneguhan kembali semangat juang para pendiri PGRI yang, pada 25 November 1945 di Kota Solo, menyatukan semua organisasi guru dalam satu rumah besar demi menjaga martabat profesi guru dan mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia.

Maka di Kota Ternate, semangat tersebut hidup dalam dedikasi guru-guru yang dengan penuh keikhlasan mengajar dari pusat kota hingga Moti, Hiri, dan Batang Dua yang setiap hari berjuang mencerdaskan anak bangsa.

Ia juga menyampaikan, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah menjalankan tugas mulia ini tanpa mengenal lelah, meski menghadapi berbagai keterbatasan.

“Sebagai organisasi profesi, PGRI Kota Ternate berkomitmen menjadi pelindung, pengayom, serta wadah perjuangan moral dan intelektual bagi para guru. Kami terus memperkuat perlindungan profesi, khususnya dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan tugas pendidikan di sekolah agar guru tidak berjuang sendiri; meningkatkan kompetensi melalui workshop, seminar, kolaborasi dengan perguruan tinggi, dan pemanfaatan teknologi; memperkuat konsolidasi organisasi agar tetap kuat, unitaristik, independen, dan nonpartisan; serta menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Daerah sebagai mitra dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Ternate,”ungkapnya.

Rizal juga berharap agar Pemerintah Pusat dan DPR RI memperhatikan berbagai aspirasi guru, khususnya terkait penyempurnaan regulasi pendidikan, penguatan perlindungan guru, keberlanjutan Tunjangan Profesi Guru (TPG), percepatan penyelesaian sertifikasi guru, serta kebijakan rekrutmen honorer menjadi ASN (PNS/PPPK) secara adil.

“Teruslah menjadi guru tangguh, karena ketangguhan seorang guru adalah fondasi kokoh pendidikan bermutu. Dan pendidikan yang bermutu adalah jalan utama menuju Indonesia Maju, termasuk Ternate yang lebih cerdas, berdaya, dan berkemajuan,”pungkasnya. (Uku)

Editor : TM

ads
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *