ads
ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM Panitia  pelaksana kegiatan Karnaval Budaya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-XII yang akan berlangsung pada 26-30 Agustus 2026, terus maksimalkan kesiapan.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Pariwisata, Rustam Pandjab Mahli yang juara sebagai penanggung Jawab Acara Karnaval Budaya, kepada Terbitmalut.com Senin, (3/8/2026) kemarin. Menurutnya, kesiapannya itu sudah berjalan maksimal dan siap menyambut para tamu yang datang. Karena, kita sudah berkoordinasi dengan teman-teman Komunitas untuk keberlangsungan Karnaval Budaya .

“Ini salah satu rangkaian yang terpenting dalam Rakernas JKPI ke-XII. Dan target kita adalah bagaimana memperkenalkan seluruh elemen yang menyangkut Tradisi adat istiadat di Ternate kepada daerah-daerah yang masuk dalam anggota JKPI,”ujarnya.

Selain itu, kita juga membuat satu model untuk bagaimana bahwa Karnaval Budaya ini betul-betul ditonjolkan kepada kepala-kepala daerah yang datang, bahwa Ternate tidak kalah menariknya dengan daerah lain, karena kekayaan tradisi adat dan budaya yang dimiliki.

Menurutnya, pihak kesultanan juga akan dilibatkan untuk memperkenalkan panji-panji kebesaran guna memperlihatkan identitas yang masih ada hingga kini.

Kita juga terus berupaya untuk memaksimalkan ekonomi kreatif agar berjalan lebih maksimal. Jujur saja bahwa akan ada orang cukup banyak datang di Ternate.

“Sehingga, pada tanggal 25 Agustus itu sudah harus kita perkenalkan UMKM. Dan kuliner-kuliner juga kita sudah monitoring, dengan mengajak teman-teman pengusaha agar menjaga harga menu makanan yang di Ternate agar tetap stabil dan tidak mahal,”jelasnya.

Rustam menambahkan bahwa pihaknya  telah berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Kecamatan agar bagaimana UMKM tetap bisa hidup dan menjaga sisi higienis tasnya. Termasuk di tempat-tempat Wisata yakni Hospitality -nya agar tetap terjaga.

Panitia saat melakukan Sidak sejumlah Hotel untuk kesiapan Rakernas JKPI ke-XII Selasa, (4/8/2026).

Kita juga telah memonitor di seluruh Hotel dan Restoran yang layak, sehingga citra daerah ini tidak terkesan carut marut. Kemarin kami sudah mengundang pemilik hotel dan restoran, dalam rangka memonitoring lebih intens untuk melihat sejauh mana kesiapan mereka.

“ Kita akan terus menggupdate tamu-tamu yang datang, karena sesuai data itu sudah ada 65 kepala daerah yang akan datang. Tapi tidak menutup kemungkinan sehari dua akan bertambah, maka memaksimalkan pelayanan dari sisi menginap,”terangnya.

Pertemuan bersama pihak hotel dan restoran juga akan dijadwalkan untuk menggupdate kembali jumlah tamu di setiap Hotel, agar bisa terpantau dan bisa dikendalikan jumlah hotel yang ada.

Ini juga sesuai instruksi pak Wali Kota untuk menjaga nama baik Kota Ternate, baik sisi menginapnya juga harus nyaman, makanan di Hotel dan Restoran juga harus higienis dan harganya harus stabil.

Lebih lanjut ia mengatakan, akan melakukan sosialisasi di ruang-ruang publik terkait sadar wisata. Karena di ruang publik itu akan ada ekonomi berjalan disitu.

“Dengan momen kegiatan ini kita harus upayakan agar uang masuk di Ternate lebih banyak lah. Kita juga akan libatkan Persatuan Hotel Restoran Indonesia, ASITA untuk berkolaborasi guna mempromosikan Ternate sebagai Kota Wisata,”pungkasnya. (**)

Editor : Uku

Bagikan: