ads
ads
ads
ads

HALSEL, TERBITMALUT.COM — Pernikahan sesama jenis yang terjadi di Desa Sekely, Gane Barat Selatan, Halmahera Selatan (Halsel) pada Rabu 15 Mei 2024, menyita perhatian publik Maluku Utara, kerena viral media sosial (Medsos).

Pasalnya, jagat maya dihebohkan dengan berbagai pemberitaan terkait pernikahan antara Naim Saban asal Desa Pelita Kecamatan, Mandioli Utara dan Dela Laudin alias Jurnal Lafini asal Desa Loleo Kecamatan Weda Selatan, Halmahera Tengah.

Berawal dari kecurigaan seorang penata rias yang biasa disebut dengan Make Up Artis (MUA), Ibu Lili biasa disapa Ibunya Abynufail, terhadap mempelai wanita Dela (Jurnal) adalah seroang pria.

Saat dikonfirmasi Terbitmalut.com Ibu Lili mengakuh, sudah mencurigainya sejak awal melakukan make up kepada Dela, dirinya curiga dengan gerak geriknya, hanya saja Ia masih meragukan kebenarannya.

“Saya ini MUA, jadi dari awal mau make up saya sudah mulai curiga dengan gerak-gerik dan suaranya, cuma saya masih agak ragu karena saya tidak punya bukti yang kuat,”akui Ibu Lili, saat dikonfirmasi pada Sabtu (18/4/2024).

Lebih lanjut kata Ibu Lili, terus si Dela ini bilang ke saya jangan pakaikan bedak di lehernya karena dia alergi bedak, ternyata dia takut kalau saya melihat langsung lehernya itu leher pria.

Berjalan waktu, Ibu yang berprofesi sebagai Mua, kembali meneruskan pekerjaannya untuk merias pengantin Dela Laudin hingga pada saat akan mengenakan pakaian pengantin, dengan tidak sengaja ia menempatkan pakaian khusus arel buah dada, dan merasa ada yang janggal atau tidak memiliki buah dada.

“Saya lanjutkan saja pekerjaan saya sebagai MUA dan diwaktu mau pakai baju pengantin, tidak sengaja saat saya menempatkan pakaian buah dada ditempat buah dada, yang di baju pengantin, tetapi pas saya pegang buah dadanya itu tidak ada, “ungkap penata rias itu.

Kecurigaan Penata rias tersebut semakin kuat, namun terus melanjutkan pekerjaannya sambil mencari tahu bukti yang lebih konkrit. Bahkan sejak kejadian itu, ibu yang berprofesi sebagai penata rias itu sudah memberitahukan kecurigaannya ke pihak keluarga mempelai pria.

“Jadi saya sudah tambah curiga lagi, tapi saya masih simpan dulu, saya kumpul semua bukti itu. Dan saya sudah kasih tahu ke keluarga si laki-laki, hingga iparnya sendiri yang masuk periksa,”tuturnya.

“Ternyata dia menjepit kemaluan (alat vital) lelakinya pak. Jadi sampai adanya klarifikasi pertama bahwa dia itu perempuan, karena pemeriksaan yang dilakukan oleh kakak ipar si Della tadi. Dia hanya membuka sedikit saja celananya jadi tidak kelihatan jelas vitalnya, “sambungnya.

Setelah kabar informasi pernikahan sesama jenis pun sudah semakin heboh, karena berawal dari ibu Lili dan banyaknya pihak yang sudah mulai curiga dibarengi dengan viral nya pemberitaan di medsos.

Tepatnya pada Kamis 16 Mei 2024 kemarin, sekitar pukul 12 : 00 Wit, ibu Lili diminta untuk kembali ke desa Sekely oleh Naim Saban dan dihadiri pihak Kepolisian Gane Barat, agar memperjelas kecurigaannya.

Tetapi, dirinya malah diancam oleh Naim Saban, dengan harus mengeluarkan uang dengan nilai Rp.100 juta rupiah jika ingin memeriksa istrinya.

Saya dipanggil kembali oleh pengantin laki-laki pukul jam 12 malam untuk ke desa Sekely, untuk bertemu dan membahas ulang mengenai kecurigaan saya itu, dan saya tetap datang karena saya pikir akan diadakan pemeriksaan ulang.

“Tetapi nyatanya tidak, malahan Naim ini, melemparkan kata begini, “kalau memang mau diperiksa isteri saya itu si Della, kamu harus sediakan dulu uang senilai 100 juta, “ucapnya sembari mengulangi perkataan Naim.

Mendengar perkataan Naim, ibu Lili tidak bisa berkata banyak, karena dia tidak memiliki uang sebanyak itu, maka dia pun kembali pulang dan mulai mencari tahu informasi lebih dan mengumpulkan semua bukti yang dianggapnya kuat.

MUA ini pun mendatangi pihak kepolisian setempat dengan membawa bukti kecurigaannya sekaligus mengklarifikasi edaran yang katanya menimbulkan fitnah dan kenyamanan daerah.

“Saya biarkan dulu, karena saya rasa untuk senilai begitu saya tidak punya, jadi saya pulang dan mulai cari tau info dan kumpul semua bukti yang kuat, lalu saya datang lagi ke pihak kepolisian setempat untuk melapor dan klarifikasi surat edaran yg katanya saya hanya menimbulkan fitnah,”ungkapnya.

Lanjut Ibu Lili saya siap jadi saksi, dan siap untuk bertanggung jawab atas apa yang saya bicarakan karena saya sudah punya bukti yang kuat, dan saya minta untuk datang kembali ke desa sekely dengan teman saya yang sama-sama kami mencari barang bukti untuk dikumpulkan menjadi satu.

Di hari Jumat 17 Mei 2024, Ibu Lili Kembali ke desa Sekely untuk mengawasi sambil mencari bukti bersama dengan teman seprofesinya, diperjalanan menuju desa Sekely, mereka bertemu dengan kedua pasangan yang baru menikah ini, Naim dan Dela dengan dugaan keduanya ingin melarikan diri, sehingga memaksa dan mengawasi keduanya untuk kembali ke desa Sekely.

“Dan ternyata di jalanan kita bertemu dengan kedua pengantin tersebut, yang ingin kabur karena sudah mulai takut dengan setiap pemberitaan yang ada, tapi kami coba untuk mengawasi mereka sampai kembali ke desa Sekely,”jelasnya.

Dengan pengawalan pihak Kepolisian dan bidan desa Sekely Gusri Yulpi Palondongan, saudarah perempuan dari pihak mempelai laki-laki, Ibu perwakilan dari ibu-ibu desa Sekely, dan Ibu Lili sendiri bersama seorang temannya. Didalam kamar, mulai memeriksa kebenaran jenis kelamin Dela Laudin (Jurnal)

Kemudian, kami meminta pengawalan polisi, dan bidan desa untuk membantu kami memeriksa jenis kelaminnya, dan yang memeriksa adalah ibu bidan desa Sekly, kakak perempuan dari pengantin laki-laki, saya sebagai MUA, teman saya, dan satu orang ibu dari desa, untuk mewakili para ibu-ibu lainnya.

Dari sekian kejadian yang terjadi, waktu mau melakukan pemeriksaan didalam kamar sempat si Dela tidak mau untuk diperiksa dan sudah mengakui bahwa dia laki-laki, namun ibu bidan bilang harus ada barang bukti yang pasti, yakni harus dilihat dulu jenis kelaminnya, si kakak dari pengantin laki-laki juga maunya harus ada bukti jenis kelaminnya.

“Della juga hampir bersih keras tidak mau untuk dipegang vitalnya, namun alhamdulillah dari kerja keras kami semua sehingga bisa mendapatkan bukti yang jelas bahwa dia ternyata mempunyai jenis kelamin laki-laki,”tutup ibu yang berprofesi penata rias itu. (**)

Penulis : Zrikun

Editor   : Sukur

Bagikan: