ads

WEDA, TERBITMALUT.COM — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar konferensi pers akhir tahun di ruang rapat Bupati, pada Rabu (31/12/2024).

Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji bersama Wakil Bupati, Ahlan Djumadil, dan didampingi Sekretaris Daerah, Bahri Sudirman, serta para kepala dinas di lingkungan Pemkab Halmahera Tengah.

Dalam pemaparannya, Ikram menyampaikan, sejumlah capaian kinerja pemerintah daerah sepanjang masa kerja 2025, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga program sosial yang menjadi bagian dari prioritas IMS ADIL.

Pendidikan Gratis 

Pemkab Halmahera Tengah menyatakan program pendidikan gratis mencakup jenjang TK/PAUD hingga SMA.

“Selain itu, pemerintah menyiapkan beasiswa senilai Rp.19,49 miliar bagi 2.999 mahasiswa, terdiri atas ; S-1: 2.624 orang, S-2: 303 orang dan S-3: 10 orang,”ujarnya.

Kesehatan Gratis dan Penurunan Stunting

Melalui Program Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG), kata Ikram, cakupan layanan dasar dilaporkan mencapai 71,91 persen per 29 Desember 2025 pukul 16.00 WIT.

“Angka ini yang tertinggi di Maluku Utara serta melampaui target nasional 36 persen dan target provinsi 70 persen,”jelasnya.

Untuk penurunan stunting, pemerintah daerah menyebut prevalensi turun dari 29,5 persen pada 2024 menjadi 14,7 persen pada 2025 berdasarkan SSGI.

Data SIGIZI Kemenkes RI juga menunjukkan penurunan sebesar 2,80 persen pada 2025. Dan sepanjang 2025, tercatat 111.822 jiwa memanfaatkan layanan kesehatan gratis, terdiri atas ; Rawat jalan Puskesmas: 81.552 jiwa, Rawat inap Puskesmas: 1.260 jiwa, Rawat jalan RSUD Weda: 29.010 jiwa

Anggaran untuk pelayanan kesehatan gratis mencapai Rp.7,40 miliar dengan realisasi Rp.4,08 miliar.

Insentif Tokoh Agama dan Santunan Sosial

Pemerintah daerah juga menyalurkan  insentif tokoh agama sebesar Rp. 8,76 miliar untuk 553 penerima, Santunan duka Rp.1,7 miliar bagi 340 keluarga.

Selain itu, bantuan sosial bagi kelompok rentan diberikan kepada Ibu hamil dan menyusui : 2.687 orang dengan nilai Rp.6,96 miliar, Disabilitas: 461 jiwa dengan nilai Rp.2,76 miliar, Yatim piatu 773 jiwa dengan nilai Rp4,63 miliar, Janda: 1.711 jiwa dengan nilai Rp.10,26 miliar dan Lansia 3.029 jiwa dengan Rp.10,26 miliar. Total penerima manfaat mencapai 5.974 jiwa dengan nilai sekitar Rp27,93 miliar.

Program Rumah Layak Huni

Pada 2025, program Rumah Layak Huni (RLH) mencakup pembangunan 418 unit rumah baru dan rehabilitasi 317 unit dengan total anggaran Rp.103,20 miliar yang bersumber dari berbagai perangkat daerah, desa, serta CSR PT BPN.

Secara kumulatif pada 2023–2025, total RLH yang dibangun mencapai 2.412 unit dengan anggaran Rp.262,39 miliar.

PAD Lampaui Target

Hingga Desember 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Halmahera Tengah tercatat Rp 388,98 miliar atau 119,15 persen dari target Rp.326,46 miliar dengan Rinciannya:

1.Pajak daerah: Rp.192,96 miliar atau 110,79 persen

2.Retribusi daerah Rp.178,26 miliar atau 127,99 persen

3.Pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan: Rp2,58 miliar atau 517,27 persen

4.Lain-lain PAD yang sah  Rp15,16 miliar atau 121,35 persen

“Pemerintah daerah akan terus memperkuat program pelayanan publik, sekaligus menjaga kinerja fiskal dan pembangunan sosial bagi masyarakat Halmahera Tengah,”pungkasnya. (Dewa)

Editor : TM

Bagikan: