WEDA, TERBITMALUT.COM — Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji bersama rombongan melakukan kunjungan kerja dan audiensi di kantor Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) yang berlokasi di Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 3–4, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Rabu (4/2/2026) kemarin.
Audiensi yang berlangsung di lantai 8 gedung kementerian tersebut disambut langsung oleh Menkop UKM, Ferry Joko Juliantono. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Halmahera Tengah turut didampingi oleh beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah sebagai bagian dari upaya sinergi lintas sektor dalam mendukung penguatan program koperasi di daerah.
Menteri Koperasi UKM, Ferry Joko Juliantono menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam mendukung penguatan koperasi sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Ia memaparkan bahwa Program Prioritas Nasional Koperasi Merah Putih hingga akhir tahun telah membangun sekitar 89.000 koperasi di seluruh Indonesia, dengan 28.000 unit lainnya masih dalam proses pembangunan dan sebagian telah beroperasi.
“Program ini merupakan implementasi semangat Pasal 33 UUD 1945, di mana koperasi berperan sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.
Lebih lanjut, Menteri mengatakan, koperasi harus dikelola sebagai badan usaha yang sehat, produktif, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Koperasi diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa, mempercepat perputaran ekonomi lokal, sekaligus menekan angka kemiskinan serta membebaskan masyarakat dari praktek rentenir, tengkulak, dan pinjaman online ilegal,”harapnya.
Dalam mendukung hal tersebut, pemerintah pusat terus mendorong percepatan pembangunan fisik koperasi melalui Instruksi Presiden, penguatan badan hukum koperasi yang kini telah mencapai lebih dari 83 ribu unit, serta penerapan digitalisasi dalam sistem pengelolaan koperasi modern.
“Koperasi juga kini diberikan peluang untuk mengelola SPBU Nelayan yang dilengkapi dengan pabrik es batu guna mendukung sektor perikanan,”jelasnya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji menyampaikan, kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penuh pengembangan Koperasi Merah Putih, baik melalui dukungan infrastruktur dari APBN yang diperkuat dengan APBD, maupun melalui berbagai program daerah.
Bupati juga memaparkan capaian daerah, di antaranya ketersediaan listrik yang saat ini surplus sebesar 8,5 megawatt dari IWIP serta tambahan 2,5 megawatt yang direncanakan melalui penandatanganan nota kesepahaman pada 20 Februari mendatang.
“Pemerintah Daerah juga tengah menjalankan program pembangunan 2.481 rumah layak huni bagi masyarakat, meskipun masih menghadapi kendala distribusi air minum di sejumlah wilayah,”terangnya.
Dalam audiensi tersebut disepakati pula bahwa setiap koperasi desa akan mendapatkan pendampingan khusus guna memastikan operasional koperasi berjalan optimal, profesional, dan berkelanjutan.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan Kementerian Koperasi dalam mewujudkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing. (Dewa)
Editor : Redaksi





