WEDA, TERBITMALUT.COM — Universitas Terbuka (UT) Ternate melaksanakan kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) bertempat di Aula Hi Salahuddin, Kantor Bupati Halmahera Tengah, Sabtu (28/02/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari layanan akademik UT pada Masa Registrasi 2026.1 (2025/2026 Genap) untuk membekali mahasiswa baru dengan pemahaman sistem pembelajaran jarak jauh.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur UT Ternate, Dr. Muhlis Hafel, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Bahri Sudirman dan jajaran pimpinan UT, serta ratusan mahasiswa baru penerima beasiswa Pemerintah Daerah Halmahera Tengah.

Laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Manajer Pembelajaran dan Kemahasiswaan serta Alumni UT Ternate, Dr. Fachria Y. Marasabessy.

Dalam laporannya, dijelaskan bahwa OSMB dan PKBJJ merupakan kegiatan wajib yang bertujuan memperkenalkan sistem pembelajaran jarak jauh, hak dan kewajiban mahasiswa, layanan akademik, serta strategi belajar efektif bagi mahasiswa UT.

Disampaikan pula bahwa total mahasiswa baru UT Ternate Masa Registrasi 2026.1 berjumlah 612 orang yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara, terdiri dari 506 mahasiswa Program Sarjana (S1), 104 mahasiswa Program Magister (S2), dan 2 mahasiswa Program Doktor (S3).

“Khusus di Kabupaten Halmahera Tengah, jumlah mahasiswa aktif dan mahasiswa baru mencapai 656 orang dan seluruhnya merupakan penerima beasiswa Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah,”ujarnya.

Direktur UT Ternate, Dr. Muhlis Hafel juga menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Daerah Halmahera Tengah atas komitmen kuat dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

“Universitas Terbuka hadir untuk memastikan bahwa keterbatasan jarak dan waktu bukan lagi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi. Kami sangat mengapresiasi komitmen Pemda Halmahera Tengah yang secara nyata membiayai studi masyarakatnya. Ini adalah investasi besar untuk masa depan daerah,”ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa UT harus memiliki kemandirian, disiplin, dan orientasi pada kualitas, bukan sekadar mengejar ijazah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, dalam sambutannya sekaligus memberikan kuliah umum bertajuk: “Peran Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan Tinggi di Kabupaten Halmahera Tengah”.

Dalam penyampaiannya, Sekda mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang hadir mengikuti OSMB dan PKBJJ.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan selamat kepada adik-adik mahasiswa yang hari ini memulai perjalanan akademik. Tidak ada kata terlambat untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri,”terangnya.

Sekda juga menegaskan bahwa Pemda Halmahera Tengah sangat berterima kasih atas kerja sama dengan UT Ternate dan akan terus memperkuat kolaborasi melalui penandatanganan MoU dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk di Maluku Utara.

“Untuk mahasiswa yang berada di Kecamatan Pulau Gebe, Pemda telah mengutus Staf Ahli Bupati Dr. Lasamida guna menangani dan memastikan pelayanan pendidikan berjalan optimal,”jelasnya.

Menurutnya, Halmahera Tengah saat ini menjadi perhatian dunia karena potensi sumber daya alam yang dimiliki. Oleh karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah.

“Orientasi kita bukan sekadar kuliah, tetapi merebut kualitas. Dengan kualitas itulah adik-adik akan memiliki peluang menduduki jabatan-jabatan strategis di masa depan,” tegasnya.

Sekda juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 Pemda telah menganggarkan biaya studi gratis bagi masyarakat Halmahera Tengah, dan pada tahun 2026 anggaran tersebut kembali ditingkatkan sebagai bentuk kesungguhan dalam pengembangan SDM.

“Beberapa waktu lalu, Pemda juga telah melaksanakan uji kompetensi dengan metode manajemen talenta sebagai bagian dari penataan birokrasi berbasis kualitas,”tandasnya.

Ia mengingatkan mahasiswa agar serius dan fokus dalam studi, serta disiplin dalam melengkapi administrasi agar tidak menghambat proses pembayaran bantuan pendidikan.

“Kami memiliki tim verifikasi. Jangan sampai hal-hal administratif yang kecil justru menghambat proses perkuliahan. Segera lengkapi persyaratan agar tidak terjadi kendala pembayaran di kampus,” pesannya.

Sekda berharap kerja sama antara Pemda Halmahera Tengah dan UT Ternate terus terjaga dan ditingkatkan ke depan.

“Semakin banyak masyarakat Halmahera Tengah melanjutkan pendidikan tinggi, maka kami akan selalu siap membantu dari segi pembiayaan hingga selesai. Ini adalah investasi SDM untuk pembangunan daerah,”tutupnya. (Dewa)

Editor : Redaksi

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *