ads
ads

TOBELO, TERBITMALUT.COM — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat menyampaikan apresiasi terhadap upaya Tim Percepatan Penurunan Stunting dalam rangka menurunkan stunting di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh Inspektur Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Ari Dwikora Tono, yang di dampingi Inspektur Wilayah 3 BKKBN Maluku-Maluku Utara, Wahyunita, saat berkunjung di Kabupaten Halmahera Utara.

Tim BKKBN pusat ini diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Erasmus J. Papilaya di ruang rapat Fredy Tajandu Kantor Bupati Halmahera Utara, Kamis (7/3/2024).

Inspektur Utama BKKBN Pusat, Ari Dwikora Tono, mengaku langkah penurunan stunting di Kabupaten Halmahera Utara sangat nyata dan luar biasa, karena adanya kerja sama dan gotong royong dari semua pihak.

“Penurunan angka stunting di Halmahera Utara ini luar biasa. Untuk itu, kami sampaikan apresiasi ke tim stunting Pemda Halmahera Utara bersama instansi terkait yang telah bekerja keras sehingga penurunan angka stunting sangat signifikan,”tuturnya.

Ia juga mengungkapkan, Presiden Jokowi menargetkan akhir 2024 angka stunting harus mencapai target 14 persen. Namun menariknya, di Kabupaten Halmahera Utara di tahun 2023 sudah mencapai 96 persen.

Sehingga menurutnya, kerja keras dan upaya yang dilakukan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Halmahera Utara ini sungguh luar biasa.

“Tentunya berkat dukungan yang digerakkan oleh Pak Bupati dan juga Wakil Bupati selaku ketua tim percepatan penurunan stunting di Halmahera Utara, termasuk TNI/Polri,”ungkapnya.

Terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB), Idham Noh menyebutkan, dalam rangka upaya mendorong penurunan stunting di Halmahera Utara, kita tetap melakukan kolaborasi dengan instansi terkait kemudian dilakukan penguatan Petugas Lapangan KB (PLKB),

“Kami salah satu kabupaten di Maluku Utara yang punya kantor PLKB di seluruh kecamatan dengan jumlah 17 kecamatan,”paparnya.

Mantan Sekretaris Kesbangpol itu, menambahkan, sebab zero stunting yang diharapkan oleh Pemda Halmahera Utara di tahun 2030 sudah dilakukan kerja sama yang luar biasa dari semua pihak sudah diterapkan dengan baik.

“Jumlah tim PLKB di Halmahera Utara sudah tersebar di seluruh kecamatan dan dilaksanakan secara gotong royong. Karena itu, kami punya keyakinan di tahun 2030 Halut bisa masuk zero stunting,”tambahnya. (**)

Penulis : Nawir

Editor : Sukur 

Bagikan: