ads

JAKARTA, TERBITMALUT.COM — Kontingen Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Maluku Utara tampil mendominasi dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Piala AHY 2026 yang berlangsung di Jakarta. Mengirimkan 15 atlet, tim asal bumi Moloku Kie Raha ini sukses mengamankan 13 medali, yang terdiri dari 7 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

​Capaian gemilang tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Pengprov Pertina Maluku Utara yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar. Ia mengaku bangga atas kerja keras dan dedikasi para petinju yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

​Dari total tujuh medali emas yang diraih, lima di antaranya disumbangkan oleh petinju kategori junior, sedangkan dua emas lainnya diraih pada kategori youth.

​Pada kategori junior putri, Nadiratul Aulia Harun yang turun di kelas 46 kg naik ke podium tertinggi usai menundukkan Michael Emely Metekohy dari Jawa Barat. Langkah serupa diikuti Samsia S. Naser di kelas 52 kg putri yang sukses mengalahkan petinju Jabar lainnya, Zefanya Adipati.

​Dominasi berlanjut di sektor putra junior. Ferdiansa Mansa (kelas 48 kg) menorehkan emas setelah menghentikan perlawanan Yunior M.D. Elias asal Sulawesi Utara. Di kelas 52 kg putra, Mubin Moni menyumbang emas tambahan usai mengandaskan Yosta Lion Makerawe dari Jawa Barat. Sementara Mubarak Sahril di kelas 57 kg putra melengkapi deretan emas junior setelah mengungguli Akbar April Panjaitan asal Jambi.

​Untuk kategori youth, medali emas pertama disembahkan M. Fatir R. Kadam pada kelas 57 kg putra usai menumbangkan petinju Papua Barat Daya, Irham Ramdan. Kemenangan Muhammad Mario Witarsa di kelas 60 kg putra atas Febrian Matanael Hutauruk dari Riau pada laga puncak menjadi penutup manis raihan tujuh emas Malut.

​Raihan Perak dan Perunggu

​Selain tujuh emas, Pertina Malut juga menyabet dua medali perak. Syalomita Salasa meraih perak di kelas 54 kg putri junior setelah mengakui keunggulan petinju Jawa Barat, Yunitha Margaretha.

​Medali perak kedua didapat Natzriel Senen di kelas 48 kg putra youth. Natzriel yang dijadwalkan bertanding di partai final melawan Moh Yusril dari Sulawesi Tengah terpaksa tidak tampil akibat cedera yang dialaminya, sehingga harus puas berada di posisi runner-up.

​Sementara empat medali perunggu masing-masing disumbangkan oleh Dinezad P. Yusran M. (kelas 50 kg junior), Raflay Y. Ibrahim (kelas 54 kg junior), Najwa Puri Ramadhan (kelas 48 kg youth), serta Juhrian Maulana (kelas 54 kg elite putri).

​Hasil ini mencatatkan efektivitas luar biasa dari kontingen Malut, di mana 13 dari 15 atlet yang dikirim berhasil pulang membawa medali.

​Apresiasi dan Motivasi

​Nasri Abubakar menegaskan bahwa prestasi ini lahir dari semangat juang, kedisiplinan para atlet, serta sinergi pelatih dan seluruh tim pendamping. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Maluku Utara atas dorongan doa yang diberikan selama kejuaraan berlangsung.

​“Prestasi anak-anak kita sangat membanggakan. Mereka membuktikan daya juang luar biasa di atas ring demi mengibarkan nama Maluku Utara di level nasional,”tutur Nasri.

​Ia berpesan agar pencapaian ini tidak membuat para atlet cepat berpuas diri, melainkan menjadi pemantik semangat untuk terus mengasah kemampuan.

​“Terima kasih atas doa seluruh masyarakat Malut. Semoga hasil ini menjadi dorongan bagi para atlet untuk berlatih lebih keras agar tinju Maluku Utara makin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional,”pungkasnya. (**)

Editor : Uku

Bagikan: