TERNATE, TERBITMALUT.COM — Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun (FPIK-Unkhair) menggelar rapat kerja (Raker) evaluasi capaian program serta perumusan arah kebijakan Fakultas yang berlangsung di Aula Babullah, Kampus II Unkhair, Ternate, Senin (9/2/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik, M. Abjan Fabanyo, Wakil Dekan II Bidang Umum, Keuangan, dan Kepegawaian, Halikuddin Umasangaji, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Irwan Abdul Kadir bersama para Koordinator Program Studi.

Raker akhir tahun tersebut bertemakan “Akselerasi Kinerja Utama FPIK Menuju Digitalisasi dan Kampus Berdampak Berbasis Evaluasi dan Realisasi Program”, dengan fokus pada penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) serta penyesuaian program fakultas terhadap agenda transformasi digital dan peningkatan dampak institusional.

Dekan FPIK Unkhair, Dr. Riyadi Subur dalam sambutannya menyampaikan, arah kebijakan fakultas Perikanan ke depan akan difokuskan pada penguatan IKU, baik di tingkat institusi maupun fakultas, sesuai arahan Rektor Unkhair.

“Evaluasi IKU ini menunjukkan masih ada indikator yang perlu diperbaiki. Untuk itu, seluruh program dan kegiatan akan diarahkan untuk mendukung pencapaian IKU. Dan jika kegiatan yang kontribusinya minim terhadap IKU, maka akan dievaluasi dan diganti dengan program yang lebih relevan,”uajrnya seperti dilansir dari laman resmi unkhair.ac.id Senin, (9/2/2026).

Menurut Riyadi, setiap program studi harus menyusun Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dengan berorientasi pada capaian IKU. Salah satu perhatian utama fakultas, adalah jumlah mahasiswa aktif yang dinilai masih belum optimal.

Sehingga, dalam meningkatkan jumlah mahasiswa, pihaknya berencana mengalokasikan anggaran khusus penjaringan mahasiswa mulai tahun anggaran 2027 mendatang.

“Setiap program studi akan memperoleh alokasi sekitar Rp 25 juta dengan melibatkan dosen dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) di bawah koordinasi pimpinan fakultas,”ungkpanya.

Selain itu, Dekan juga menyoroti capaian lulusan yang terserap dunia kerja. Dari 61 lulusan yang tercatat, baru delapan orang yang terdata telah bekerja.

“Data ini menjadi catatan penting untuk memperkuat tracer study dan keterkaitannya dengan IKU,”tegasnya.

Pelaksanaan Raker itu, juga dibahas persiapan akreditasi Prodi Ilmu Kelautan (IK) termasuk penyusunan borang serta rencana migrasi kurikulum Prodi Ilmu Kelautan jenjang magister ke LAM-PTIP, guna mempermudah proses akreditasi mendatang.

“Fakultas juga menaruh perhatian pada pembenahan infrastruktur, khususnya laboratorium basah yang dinilai perlu dilakukan secara bertahap,”pungkasnya.

Sementara, Wakil Dekan II FPIK Unkhair, Halikuddin Umasangadji mengatakan, Raker menjadi momentum evaluasi pelaksanaan program tahun sebelumnya, sekaligus penyusunan rencana fakultas untuk tahun 2027.

“Evaluasi ini dasar dalam merumuskan program kerja yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan sumber daya manusia, serta optimalisasi layanan akademik dan nonakademik,”paparnya.

Rapat kerja tersebut, lanjutnya, juga membahas sejumlah catatan pengelolaan administrasi dan keuangan yang perlu diselesaikan.

“Termasuk kewajiban pajak kegiatan, sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan akuntabilitas fakultas,”tandasnya. (Jul)

Editor : Redaksi

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *