TERNATE, TERGUTMALUT.COM – Pemerintah Kota Ternate mulai menimbun kolam yang berada di kawasan Landmark Ternate. Hal tersebut diambil guna mengantisipasi risiko kecelakaan, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di kawasan tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, penimbunan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) setelah adanya kekhawatiran terhadap kondisi kolam yang sudah tidak lagi berfungsi.
“Fungsi air mancur itu kan sudah tidak lagi pernah difungsikan. Sehingga, pak Wali menghindari jangan sampai ada anak-anak bermain lalu terjadi hal yang tidak diinginkan,”ujarnya kepada sejumlah media.
Menurut Rizal, di bawah kolam tersebut juga dikhawatirkan terdapat rembesan air yang berpotensi menimbulkan risiko bagi pengunjung.
Selain alasan keamanan, penutupan kolam juga dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan menjelang pelaksanaan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang akan digelar di Ternate pada Agustus 202y mendatang.
“Maka sementara ditimbun dulu. Nanti soal penataan atau fungsi selanjutnya akan dilihat kembali,”ungkapya.
Sekda juga menambahkan, dengan ditutupnya kolam tersebut, area Landmark akan menjadi lebih luas dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pelaksanaan kegiatan JKPI.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman didampingi Sekda Kota Ternate bersama sejumlah kepala OPD menijauh langsung pelaksanaan penutupan Kolam Landmark tersebut. (**)
Editor : Uku





