ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Sejak menjabat PJ Direktur Utama Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate pada tanggal 21 Desember 2022, Muhammad Syafei telah banyak membuat terobosan pelayanan air bersih untuk masyarakat Kota Ternate.

Termasuk mampu mengembalikan keharmonisan seluruh pegawai Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate yang lebih konduktif.

Saat menjabat sebagai Dirut Muhammad Syafei langsung mampu menyelesaikan beberapa program pelayanan air bersih, diantaranya Penambahan jaringan Distribusi di kelurahan Tubo, Kelurahan Koloncucu, Kelurahan Fitu, Kelurahan Moya, Kelurahan Jan Tabona, Kelurahan Gambesi dan Kelurahan Tongole.

Mantan Kadis Perkim itu juga membuat rekayasa jaringan distribusi air di Jalan Pahlawan Revolusi, dan penambahan satu sumur bor di Kelurahan Fitu, serta penambahan got konsumsi tarik air.

Sekaligus mengembalikan rasa percaya masyarakat kepada Perumda Air Minum Ake Gaale untuk menuju Kota Ternate yang Mandiri dan Berkeadilan (Ternate-Andalan).

Dalam kesempatan itu Syafei menyampaikan, ada beberapa langkah yang sudah ia lakukan untuk memaksimalkan pelayanan air bersih kepada masyarakat, salah satunya di Kelurahan Tubo yang kita sudah buat rekayasa penambahan pipa distribusi air kurang lebih 400 meter, termasuk penambahan satu hidran umum.

Karena baginya, ada beberapa rumah warga yang berada di daerah ketinggian yang belum terlayani air bersih. Dan akhirnya kita menaruh satu hidran umum untuk melayani mereka mendapatkan air bersih.

“Walaupun belum maksimal, namun paling tidak kita berupaya untuk melayani air bersih kepada warga yang ada di daerah ketinggian Kelurahan Tubo. Kemudian ada juga di Kelurahan Tabona tepatnya di RT 013 yang sudah kita tambahkan 500 meter pipa distribusi air bersih,”ungkapnya saat memberikan Sambutan HUT Ke-37 Perumda Air Minum Ake Gaale Sabtu, (9/3/2024).

Dikatakan Syafei, ada juga di bagian Kecamatan Ternate Selatan, tepatnya di Kelurahan Gambesi RT 07 di lingkungan Kebun Cengkeh mati yang sekian lama belum terlayani air bersih dan pada akhirnya mereka bisa mendapatkan pelayanan air bersih yang diresmikan oleh Wali Kota.

Ada juga di Kelurahan Tongole, di Rt 2, Rt 5 dan 6 yang waktu lalu bersama-sama dengan Wali Kota pada Sabtu, (10/2/2024) lalu meresmikan pelayanan air bersih untuk 190 warga di tiga RT yang berada di Kelurahan Tongole.

Karena, di tiga RT itu kurang lebih 10 (Sepuluh) tahun tidak mendapatkan layanan air bersih. Dan ada juga penambahan sumur yang berada di pusat operasi Kelurahan Fitu yang memang pernah di bangun oleh BWS.

“Dan jujur saja pelayanan air bersih di Kota Ternate belum maksimal, karena berdasarkan data dari BPKP pemeriksaan tahun 2022 pelayanan air minum di Kota Ternate baru mencapai 58 persen, dan target secara nasional harus 100 persen,”ungkapnya.

Kadis DLH Kota Ternate itu menambahkan, dengan hasil penambahan satu sumur air itu, maka kita sudah menghasilkan 25 liter per detik sehingga, kita sudah mengalami kelebihan produksi air.

Dan saat ini kita juga memanfaatkan pipa distribusi utama yang di bangun oleh BWS Kementerian PUPR di 10 tahun yang lalu yang belum termanfaatkan dan hari ini kita sudah coba memanfaatkan kembali walaupun ada 9 titik kebocoran pipa yang itu sudah perbaiki.

“Maka insya allah dalam bukan Maret 2024 ini juga akan kita mengkoneksikan secara maksimalkan di beberapa Kelurahan, seperti Gambesi, Sasa, Jambula dan Foramadiahi,”paparnya.

Kemudian, di empat Kelurahan itu bisa terlayani semuanya, maka kita bisa dipastikan akan ada penambahan 1.300 pelanggan baru, dalam arti kita sudah bisa meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Dan menurut catatan kami selama tahun 2023 ada penambahan 1.120 pelanggan baru,”jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menyampaikan, apresiasi kepada Muhammad Syafei  dan jajarannya, yang sudah banyak memberikan terobosan dalam pelayanan air bersih di Kota Ternate.

“Ini betul terobosan yang dibangun oleh Direktur Utama bersama jajarannya, yang telah melakukan Penambahan jaringan Distribusi di kelurahan Tubo, Kelurahan Koloncucu, Kelurahan Fitu, Kelurahan Moya, Kelurahan Jan Tabona, Kelurahan Gambesi dan Kelurahan Tongole,”ungkap Tauhid.

Memang saat ini, kata Tauhid, Syafei mengembang dua amanah yakni Kepala DLH dan Direktur Utama Perumda Air Minum Ake Gaale, maka pastinya tantangan dan tugas pasti besar dihadapinya.

“Karena problem kita paling mendasar adalah Pelayanan air bersih dan penanganan sampah yang ada di Kota Ternate. Untuk itu, saya percaya bahwa beliau mampu untuk mengatasi kedua problem ini secara bertah,”tambah Tauhid. (**)

Editor : Sukur 

Bagikan: