ads
ads
ads

JAKARTA, TERBITMALUT.COM  Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menjadi narasumber utama dalam acara Seminar Wisuda Universitas Terbuka (UT) Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC).

Kegiatan yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) di hadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia, Prof. Yusril Ihza Mahendra, yang juga memberikan kuliah umum dan ceramah ilmiah kepada para wisudawan, serta  jajaran pimpinan dan civitas akademika Universitas Terbuka Senin, (27/07/2026).

Dalam pemaparannya yang bertajuk “Mendaratkan Asta Cita di Kota Rempah: Transformasi Ternate Menuju Indonesia Emas 2045”. Wali Kota Ternate mengajak para wisudawan untuk tidak pernah merasa kecil atau berkecil hati karena berasal dari daerah.

Ia mencontohkan bagaimana Kota Ternate, meskipun merupakan kota kecil di bagian timur Indonesia, pernah menjadi pusat perdagangan dunia melalui jalur rempah dan membuktikan bahwa eksistensi suatu wilayah yang diukur dari nilai serta kontribusi yang mampu diberikan.

“Ternate mengajarkan kita untuk tidak pernah merasa kecil. Jangan jadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti bermimpi, karena banyak perubahan besar lahir dari orang-orang yang berani melihat peluang,”ucapnya di hadapan ribuan wisudawan.

Lebih lanjut, Tauhid menekankan bahwa Asta Cita harus mendarat menjadi karya nyata yang disesuaikan dengan karakter daerah. Pendidikan, menurutnya, adalah mesin peradaban yang harus terus dilanjutkan melalui pembelajaran sepanjang hayat.

Sehingga, ia berpesan agar para lulusan baru tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeker), melainkan bertransformasi menjadi pencipta nilai dan solusi (value creator) yang mampu menjawab berbagai tantangan lokal maupun global.

Mengakhiri sesinya, Wali Kota Ternate menyampaikan lima pesan penting untuk dibawa pulang oleh para wisudawan, yakni:

1. Jangan takut bermimpi besar.

2. Jangan berhenti belajar setelah wisuda.

3. Gunakan ilmu untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

4. Jadilah pencipta solusi, bukan hanya pencari kesempatan.

5. Menjadi generasi yang membawa Indonesia menuju masa depan gemilang.

“Dahulu rempah Ternate mengubah sejarah dunia. Hari ini, giliran ilmu dan karya Saudara yang mengubah masa depan Indonesia,”pungkasnya.

Momentum seminar ini juga semakin strategis dengan dilangsungkannya penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Kota Ternate dan Universitas Terbuka. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pendidikan, riset, serta pengembangan kapasitas daerah ke depan. (**)

Editor : Uku

Bagikan: