ads
ads
ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Sejumlah Ketua RT dan RW di Kelurahan Bastiong Karance melakukan aksi protes terkait ketidakjelasan pembayaran dana insentif dan buruknya komunikasi di tingkat kelurahan.

Masalah ini memicu desakan agar Pemerintah Kota Ternate segera mengevaluasi jabatan Lurah. Perangkat Kelurahan di Bastiong Karance mengeluhkan terputusnya informasi mengenai dana insentif yang seharusnya dibayarkan secara rutin.

Ketua RT 02, M. Nasir Kiliolan menyatakan, ada sejumlah poin yang menjadi sorotan. “Kami tidak menerima informasi dari Lurah terkait pembayaran insentif RT/RW dan kaders Postandu. Ini menjadi tuntutan kami,”ungkapnya.

Ia mengaku kaget karena insentif RT/RW sudah disalurkan sejak pekan lalu, “kami baru tau bahwa insentif sudah disalurkan Pemerintah Kota dari Jumat lalu,”terangnya.

Nasir juga menambahkan, aksi protes yang dilakukan rekan-rekan RT/RW tidak terlalu lama, karena langsung ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kota Ternate melalui Sekretaris Daerah, H. Rizal Marsaoly.

Dia menyatakan, masalah utama berakar dari ketidakhadiran Lurah di kantor selama berbulan-bulan, yang menyebabkan koordinasi antara pemerintah kelurahan dan RT/RW lumpuh total.

“Informasi terputus karena Lurah tidak aktif. Kami seperti anak ayam kehilangan induknya karena setiap ada masalah tidak bisa langsung ke Lurah,”tegasnya yang mewakili Ketua RT dalam wawancara dengan sejumlah wartawan.

Menanggapi aksi protes para perangkat Kelurahan, Sekda Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly langsung memerintahkan Camat untuk menggelar pertemuan dengan perwakilan RT/RW serta kaders Posyandu setempat.

Camat Ternate Selatan, Nanang Iriyanto langsung menindaklanjuti dan memediasi untuk memberikan kepastian pembayaran insentif untuk Januari, Februari dan Maret.

Para perangkat Kelurahan itu juga meminta Wali Kota untuk mengevaluasi kinerja Lurah Bastiong Karance karena tidak pro aktif dalam berbagai agenda Kelurahan.

Nasir atas nama Ketua-Ketua RT/RW dan Kaders Posyandu menyampaikan permintaan maaf terkait spanduk protes yang menyebutkan insentif belum dibayar selama 5 bulan.

Perangkat Kelurahan menyatakan hal itu terjadi karena tidak adanya komunikasi resmi dari kelurahan mengenai sistem pembayaran dan kendala dalam melakukan pembayaran.

“Kami atas nama warga Bastiong Karance menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate terutama Sekda yang cepat merespon keluhan warga,”pungkasnya, seraya memastikan aksi yang berlangsung kurang dari 5 menit itu merupakan bentuk kebutuhan sosok pemimpin di tingkat Kelurahan yang mampu merangkul warga dan membangun komunikasi yang baik. (**)

Editor : Uku

Bagikan: