ads
ads
ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ternate, mendesak Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman untuk segera mencopot Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Sutopo Abdullah.

Desakan itu, disampaikan Sekretaris Umum KONI Kota Ternate, Faujan A. Pinang kepada Terbitmalut.com Minggu, (27/8/2023).

Menurut Faujan, saat ini Sutopo Abdullah tidak pantas lagi menjabat sebagai Kadispora Kota Ternate. Karena, kepeduliannya terhadap olahraga tidak ada sama sekali dan bahkan membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan di bidang olahraga, maupun organisasi kepemudaan sangat buruk.

Buktinya, lanjut Faujan, anggaran KONI Kota Ternate tahun 2023 tidak diusulkan oleh Kadispora Sutopo Abdullah ke TAPD Kota Ternate, sehingga dalam pembahasan anggaran oleh TAPD tidak mengakomodir dana hibah KONI tahun 2023.

“Ini akibat kesalahan Kadispora, bukan kesalahan stakeholder lain atau KONI. Sebab KONI telah mengusulkan dana hibah tahun 2023 di akhir tahun 2022 lalu, tapi kemudian Kadispora yang sengaja tidak mengakomodir usulan itu,”katanya.

Jika sebelumnya, Kadispora beralasan bahwa pengurus KONI tidak mengusulkan anggaran ke Dispora, itu adalah tidak benar adanya. Karena, Ketua KONI sebelumnya telah menyampaikan usulan anggaran dana hibah itu ke Dispora.

“Sehingga Kadispora jangan mencuci tangan, lalu mengorbankan atau menuduh ketua KONI sebelumnya yang salah karena tidak mengusulkan anggaran hibah KONI. Tapi, Sutopo lah yang sengaja menolak usulan itu karena berpikir masa transisi KONI,”ungkapnya.

Faujan mengaku, bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Ketua dan pengurus KONI sebelumnya. Sehingga apa yang disampaikan Kadispora selama ini ternyata semuanya hanya bohong belaka. Untuk itu, Kadispora jangan lagi cuci tangan dengan masalah olahraga di Kota Ternate.

“Saudara Sutopo jangan lagi buat sandiwara seakan-akan kamu tidak bersalah. Jangan korbankan orang lain hanya untuk kepentingan pribadi,”tegas Faujan yang juga Ketua Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO-PWI) Maluku Utara.

Bukan hanya itu, kata Faujan lagi, anggaran KONI tahun 2024 yang diakomodir oleh TAPD dan DPRD hanya Rp 1 miliar, itu karena usulan Dispora. Bukan ditentukan oleh TAPD atau Kepala BPKAD dan kepala Bappelitbangda Kota Ternate.

Anggaran hibah KONI tahun 2024 senilai Rp.1 miliar itu ternyata usulan Dispora, bukan usulan Kepala BPKAD dan kepala Bappeltbangda. Ketika dikonfirmasi, Kadispora menyampaikan, itu Kepala BPKAD dan Bapplitbangda yang memberikan pagu anggara Dispora tahun 2024, sebab bukan mereka yang usulkan.

“Maka ini bukti kalau Kadispora kembali salahkan kepala BPKAD dan Bappelitbangda, seorang kepala dinas yang selalu cuci tangan,”terangnya.

Paling terbaru, Faujan menambahkan, SIWO PWI Maluku Utara telah mengusulkan Wali Kota Ternate untuk menerima penghargaan sebagai Wali Kota peduli olahraga, tapi tidak direspon sama sekali oleh Kadispora dan mencoba membuang tanggung jawab kepada instansi lain yang bukan tupoksinya.

Dengan demikian, Wali Kota Ternate tidak harus mempertahankan kepala Dinas seperti Sutopo Abdullah yang selalu melepas tanggung jawab dan suka korbankan orang lain demi kepentingannya sendiri.

“Kami minta pak Wali segera copot Sutopo Abdullah dari jabatan Kadispora, karena tidak layak menjadi seorang kepala dinas seperti itu. Kami di KONI sangat kesulitan membangun komunikasi dengan yang bersangkutan, ini juga sama dengan teman-teman di organisasi kepemudaan lainnya,”beber Faujan. (**)

Penulis : Uku 

Editor : Sukur 

Bagikan: