ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman secara resmi lantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama atau setara eselon II di lingkup kota Ternate, yang berlangsung di Kantor Wali Kota, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan, Keputusan Wali Kota Ternate Nomor : 821.2/KEP/2773/2026 tentang pengangkatan dan pemberhentian pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup kota Ternate.

Dalam kesempatan itu, Tauhid Soleman menyampaikan, pelantikan hari ini merupakan bagian dari proses penataan dan penguatan manajemen Aparatur Sipil Negara. Para pejabat yang dilantik telah melalui tahapan Seleksi Terbuka sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan.

“Karena, proses tersebut dilakukan secara objektif, transparan, kompetitif dan berbasis merit. Setiap peserta seleksi terbuka diberi kesempatan yang sama untuk menunjukan rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, kompetensi manajerial, kompetensi teknis, serta gagasan terbaiknya dalam menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kota Ternate,”ujarnya.

Menurut Tauhid, jabatan yang kalian emban hari ini harus dipahami sebagai hasil dari proses seleksi yang menuntut kualitas bukan sebagai hadiah, bukan pula sekedar penghargaan atas masa kerja. Ia datang dengan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Sehingga jabatan yang pikul ini tidak mudah, kita tidak boleh menutup mata terhadap situasi dan kondisi yang sedang kita hadapi saat ini. Dunia sedang tidak baik-baik saja, dan Kota Ternate merasakan dampaknya secara langsung,”ucapnya.

Kemudian, ada beberapa tantangan krusial yang harus menjadi perhatian utama kita semua. Pertama, tantangan efisiensi dan ketidakpastian global. Kondisi perekonomian saat ini menuntut kita untuk berpikir cerdas dan bekerja keras. Kebijakan efisiensi anggaran bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

“Para pejabat yang baru dilantik harus mampu menjadi manajer yang cermat, memangkas kegiatan yang tidak esensial, dan fokus pada program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Programnya boleh lebih sedikit, tetapi hasilnya harus lebih nyata,”terangnya.

Kedua, tantangan perubahan iklim dan kemarau panjang. Kota Ternate, sebagai wilayah kepulauan, sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim.

“Saya minta perangkat daerah terkait bergerak cepat dalam berkoordinasi dan berkolaborasi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan mitigasi terhadap dampak musim kemarau panjang. Jangan menunggu laporan datang ke meja, tetapi turunlah langsung ke lapangan untuk memetakan kondisi dan situasi saat ini,”harapnya.

Ketiga, tantangan pelayanan publik di era digital. Masyarakat semakin kritis dan menuntut pelayanan yang cepat, transparan, dan mudah. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lambat dan berbelit-belit. Maka manfaatkan teknologi untuk mempermudah urusan rakyat. Namun, digitalisasi juga harus diimbangi dengan sentuhan humanis. Jangan sampai masyarakat kecil, lansia, dan penyandang disabilitas merasa terpinggirkan oleh sistem yang kita buat

“Karena itu, bekerjalah dengan integritas, Berinovasi di tengah keterbatasan, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti, tetapi pemicu untuk mencari inovasi baru serta berkolaborasi dalam menyelesaikan berbagai tantangan ke depan,”pesannya.

Berikut Nama-nama 11 Pejabat yang dilantik Wali Kota ; 

1.Ridwan Ali, Kepala Dinas Pendidikan

2.Moh. Faizal Badaruddin, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)

3.Naim Syahfar, Kepala Dinas Kebakaran (Dankar)

4. Musli Mohamad, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

5.Surahman, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang berasal dari Akademisi Unkhair

6.Hartati Umaternate, Kepala DPMPTSP

7.Chairul Saleh Arief, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM)

8.Amiruddin Abd Hamid, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD)

9.Tonny S. Pontoh, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

10.Fahruddin, Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat

11.Imran Ali Baasalem, Staf Ahli Wali Kota Ternate Bidang Pemerintahan, Hukum Dan Politik. (**)

Editor : Uku

Bagikan: